Minggu, 31 Mei 2026

Cerita Warga Selamatkan Rasmin dari Mulut Ular, Ular Terpaksa Dibunuh Tapi Korban Tak Tertolong

Saat ditemukan warga, tubuh Rasmin dalam kondisi dililit ular. Sedangkan bagian kepala korban sudah dalam posisi di dalam mulut ular.

Tayang:
Penulis: Dewi Agustina
Kolase foto (handover)
Rasmin bin Mustana (57) tewas dililit ular di Desa Telutu Jaya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Bagian kepala korban bahkan sudah dalam posisi di dalam mulut ular sepanjang sekitar 7 meter itu. 

"Kemudian istri korban meminta kepada menantunya bernama Suparjo untuk menyusul korban," tutur Sulatin, tetangga dekat korban.

Saat itu korban terlihat dalam posisi tengkurap dan kepala bagian atas sudah berada di dalam mulut ular.

Melihat hal itu, anaknya lari meminta tolong kepada warga untuk menyelamatkan ayahnya yang hendak ditelan ular sepanjang 7 meter tersebut.

Warga yang datang kemudian berbondong-bondong ke lokasi kejadian dan langsung menyelamatkan korban.

"Pas diselamatkan itu sudah meninggal, karena dia sudah lilit itu korban, tinggal dia telan, tapi warga cepat datang dan langsung menyelamatkan korban," ujarnya.

Tewas akibat Gagal Pernapasan

Sementara itu berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan dr Mbayo Ridwan Sandi, dugaan penyebab korban tewas akibat gagal pernapasan.

Selain itu, korban Rasmin juga diduga mengalami patah tulang rusuk sebelah kanan setelah dililit ular berjenis piton atau sanca tersebut.

"Korban pada saat ditemukan sudah dalam keadaan terlilit ular dan meninggal dunia," kata Wakapolsek Tinanggea, Ipda Yusuf, dalam keterangan tertulis tersebut.

Sementara keluarga korban menolak untuk tidak dilakukan autopsi.

Aparat Polsek Tinanggea juga sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti ular dengan panjang sekitar 7 meter tersebut.

Petugas juga sudah melakukan identifikasi terhadap korban hingga menginterogasi saksi-saksi.

Sosok Korban

Rasmin bin Mustana adalah seorang transmigran asal Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang berdomisili di salah satu desa transmigrasi di Kabupaten Konsel, Provinsi Sultra.

Dia tinggal di Blok AA, RT 1, Desa Telutu Jaya, Kecamatan Tinanggea, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Sumber: Tribun Sultra
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved