Dua Warga Lebak Jadi Korban TPPO, Dipekerjakan di Suriah Saat Perang dan Sering Dengar Suara Ledakan
Korban diterbangkan ke Suriah sebagai asisten rumah tangga dengan gaji Rp 2,7 juta
"Sebelum diberangkatkan merela ditampung dulu di rumah AD di Cililitan, Jakarta.
Di sana korban bertemu dengan 10 orang lainnya yang juga akan berangkat," jelasnya.
Baca juga: Wanita di Kaltara Ditangkap usai Pulang dari Haji, Diduga Terlibat Kasus Prostitusi dan TPPO
Didik menegaskan, agen penyalur yang dikelola secara mandiri oleh AD merupakan ilegal.
AD lanjut Didik, memang sudah lama sebagai agen penyalur.
"Tersangka menerima keuntungan Rp 6 juta untuk satu orang yang disalurkan," ujarnya.
Salah satu tersangka AD mengaku sudah mengirimkan ratusan orang untuk bekerja di wilayah Timur Tengah sejak tahun 1990 namun dia mengaku tidak mengetahui bahwa korban dipekerjakan ke Suriah.
"Tidak tahu, tahunya dikirim ke Abu Dhabi," singkatnya.
Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Tergiur Gaji Rp 5 Juta, 2 Warga Lebak Ditipu Sindikat TPPO Berangkat ke Suriah saat Konflik Senjata
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/polda-banten-lebak1232.jpg)