Sabtu, 30 Agustus 2025

Suami Mutilasi Istri di Ciamis

Tarsum Ditetapkan Jadi Tersangka Mutilasi Istrinya di Ciamis, Motif Diduga soal Utang Rp 100 Juta

Tarsum ditetapkan menjadi tersangka setelah memutilasi istrinya. Diduga motif yang melatarbelakangi lantaran dia terlilit utang Rp 100 juta.

Kolase TribunJabar.id/Istimewa
Pelaku mutilasi istri di Ciamis, Tarsum (40), sesaat setelah melakukan pembunuhan dan mutilasi terhadap istrinya, Jumat (3/5/2024). Tarsum ditetapkan menjadi tersangka setelah memutilasi istrinya. Diduga motif yang melatarbelakangi lantaran dia terlilit utang Rp 100 juta. 

Dikutip dari Tribun Medan, keluarga turut membantah terkait kabar tersebut.

CP, kata pihak keluarga, tidak memiliki utang judi mencapai Rp 150 juta.

"Saya pribadi perwakilan keluarga CP, anak korban. Beredar info utang Rp150 juta, itu hoaks tidak benar. Saya sudah konfirmasi ke keluarga terutama ke CP (berita soal utang tidak benar)," tulis perwakilan keluarga korban.

Senada, Ketua RT setempat, Yoyo Tarya juga membantah terkait kabar tersebut.

"Itu berita enggak benar, enggak ada informasi semacam itu," tutur Yoyo.

Kronologi Tarsum Mutilasi Istrinya

Seorang suami di Ciamis tega memutilasi istrinya. Sadisnya, sang suami sempat menawarkan potongan daging kepada ketua RT dan warga sekitar.
Seorang suami di Ciamis tega memutilasi istrinya. Sadisnya, sang suami sempat menawarkan potongan daging kepada ketua RT dan warga sekitar. (Kolase Tribunnews)

Sebelumnya, aksi T melakukan mutilasi terhadap istrinya sempat direkam oleh warga.

Dikutip dari Tribun Jabar, T terekam menjinjing sesuatu dan membawa pisau.

Ketika direkam lebih dekat, perekam kaget ternyata T membawa potongan tubuh dan melemparnya ke sebuah karung.

"Mawa peso, dikunjalan (bawa pisau, dibawa)," kata perekam tersebut.

"Astaghfirulla alazim!" sambungnya.

T kemudian mengumpulkan potongan tubuh istrinya di pos ronda kampung tersebut.

Tak sampai di situ, menurut beberapa warga setempat, pelaku juga menyeret potongan tubuh korban ke halaman rumah tetangganya yang kini sudah dipasangi garis polisi.

Ketua RT setempat, Yoyo Tarya pun sempat ditawari potongan tubuh korban oleh T. 

"Ditawarkan ke saya, ini daging dari pasar, daging dalam baskom," ujarnya

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan