Minggu, 31 Agustus 2025

Permintaan Terakhir Bocah 7 Tahun di Palembang sebelum Tewas Dibacok 3 OTK

Bocah 7 tahun tewas dibacok tiga OTK di Palembang. Sebelum tewas, korban sempat meminta mendatangi makam sang ibu.

TribunSumsel.com/Rachmad Kurniawan
Bocah 7 tahun tewas dibacok 3 orang tak dikenal di depan minimarket di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Tuan Kentang, Seberang Ulu I yang terjadi pada Sabtu (11/1/2025) malam. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang bocah berinisial VS (7), tewas setelah dibacok oleh tiga orang tak dikenal (OTK) saat menunggu ayahnya membeli makanan di Palembang, Sumatra Selatan.

Sebelum kejadian tragis tersebut, VS sempat meminta ayahnya, Tomi (47), untuk mengunjungi makam ibunya.

Tomi mengungkapkan anak bungsunya itu meminta untuk pergi ke kuburan ibunya yang telah meninggal dua tahun lalu.

"Kemarin sebelum kejadian, dia bilang, 'Ayah, pengen ke kuburan ibu sekarang.' Tapi saya janjikan besoknya saja alias hari ini. Tapi ya ternyata kejadian begini," ujar Tomi saat ditemui di rumah duka di Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Guba 2, Minggu (12/1/2025).

Tomi menambahkan, saat peristiwa tersebut terjadi, ia sedang membeli pecel lele setelah VS meminta dibelikan makanan.

"Saya beli pecel lele yang ada di seberang Indomaret," jelasnya.

Kejadian nahas ini terjadi pada Sabtu (11/1/2025) malam, di depan Indomaret di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Tuan Kentang, Seberang Ulu I.

Tiga pria tak dikenal turun dari sebuah mobil angkot berwarna kuning dan langsung menyerang VS serta seorang pria dewasa bernama Ariansyah (31) yang sedang beristirahat.

M. Akib (31), seorang saksi, mengatakan para pelaku memegang senjata tajam dan mengelilingi korban.

"Salah satu pelaku langsung menghadang saya 'kau dak usah melok-melok' (kamu tidak usah ikut-ikut). Semua pelaku pakai masker, saya tidak kenal," ujarnya.

Setelah menyerang Ariansyah, pelaku juga membacok VS yang tidak menyadari ia telah terluka.

Baca juga: Detik-detik Bocah 7 Tahun Tewas Dibacok Pria Bermasker di Palembang, Terungkap Ucapan Terakhirnya

"Yang korban anak-anak ini teriak, 'kok belakang aku basah?' Ternyata sudah dibacok juga," tambah Akib.

Harapan Keluarga

Tomi sangat berharap agar pelaku segera ditangkap.

"Semoga cepat dapat pelakunya, anak saya tidak bersalah," ungkapnya dengan penuh harapan.

Kini, jenazah VS telah dimakamkan di TPU Kamboja, bersebelahan dengan makam ibunya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan