Pelajar 17 Tahun di Banyumas Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Tali Pusar Masih Menempel
Bayi perempuan malang tersebut dibuang ibunya sendiri yang masih berusia 17 tahun. Sang ibu melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain di hutan
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM - Warga Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dikagetkan dengan temuan bayi perempuan, Sabtu (8/2/2025) pagi.
Bayi perempuan seberat 2,6 kilogram dan panjang 58 centimeter tersebut ditemukan oleh Tarno (43), warga setempat.
Saat itu, Tarno yang sedang bekerja di kebun mendengar suara tangisan bayi dari tepi jalan.
Setelah didekati, benar saja, ia menemukan bayi yang dibuang dalam kondisi hidup.
"Saya kaget, awalnya hanya mendengar suara tangisan."
"Setelah saya dekati, ternyata ada bayi yang tergeletak di pinggir jalan."
"Saya langsung menghubungi warga sekitar dan pemerintah desa," katanya, Senin (10/2/2025).
Mengutip TribunBanyumas.com, bayi malang tersebut pun dibawa ke Puskesmas Baturaden II untuk mendapatkan perawatan.
"Saat ini, bayi masih dititipkan di Puskesmas Baturraden II sambil menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak berwenang," ujar Camat Sumbang, Asep Hermawan.
Pihak kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan terkait temuan bayi perempuan di tepi jalan tersebut.
Wakasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Beny Timor menuturkan, setelah melakukan penyelidikan, pihak kepolisian berhasil menangkap ibu dari bayi tersebut.
Baca juga: Kabar Bayi yang Ditemukan Nana Mirdad dan Andrew White, Belum Diadopsi, Dititipkan ke Panti Asuhan
Ternyata, ibu bayi tersebut masih pelajar dan masih berusia 17 tahun.
"Benar, masih anak sekolah, usia 17 tahun, jadi ada beberapa saksi yang mengetahui dan si anak menaruh di pinggir jalan."
"Saat itu, diikuti saksi dan disampaikan ciri-ciri anak yang menaruh bayi."
"Adapun bayi, dalam keadaan sehat," ungkapnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.