Pelajar 17 Tahun di Banyumas Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Tali Pusar Masih Menempel
Bayi perempuan malang tersebut dibuang ibunya sendiri yang masih berusia 17 tahun. Sang ibu melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain di hutan
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Tiara Shelavie
Sementara itu, Kapolsek Sumbang, AKP Basuki menuturkan, bayi tersebut dilahirkan sendiri oleh ibunya di hutan yang tak jauh dari lokasi pembuangan, tanpa bantuan orang lain.
Sang ibu juga mengendarai motor sendiri saat membuang bayinya.
Basuki menceritakan, identitas ibu yang membuang bayi tersebut diketahui setelah ia mendapat informasi dari warga.
Mengutip TribunBanyumas.com, warga melihat ada wanita yang menggendong bayi dan diletakkan di pinggir jalan.
"Hingga kemudian, di daerah tepatnya di jalan Gunung Gaber Kotayasa itu, anaknya itu udah ditaruh di pinggir jalan hutan."
"Jadi, ada hutan, ada aspal kecil, (bayi diletakkan) di pinggir jalan yang jalan aspal kecil, itu jauh dari pemukiman kanan kirinya hutan."
"Ditaruh di situ, sekitar pukul 10.30 WIB, hari Sabtu," katanya Basuki.
Ia menambahkan, bayi tersebut ditemukan dalam keadaan sehat.
"Jadi, bayi lahirnya sehat tapi kan proses persalinannya tidak sesuai SOP karena lahirnya di hutan, sendiri."
"Lahir di hutan, baru lahir," terangnya.
Baca juga: Kronologi Bayi Usia 1 tahun di Bandung Terjebak dalam Mobil, Tim Damkar Diturunkan Mengevakuasi
Saat ditemukan, tali pusar bayi masih menempel dan ada bekas seperti ditarik paksa.
"Jadi, seperti disebrut (tarik paksa) sama ibunya itu."
"Naik motor vario, bawa bayinya digendong di sebelah kiri, (tangan) kanan pegang stang motor," pungkas Basuki.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul Fakta Mengejutkan Penemuan Bayi di Kotayasa Banyumas: Dilahirkan Pelajar di Hutan Tanpa Bantuan
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunBanyumas.com, Permata Putra Sejati)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.