Senin, 1 September 2025

Hakim Gusnahari Ceritakan Detik-detik Dirinya Ditusuk OTK: Saya Langsung Teriak

Hakim Gusnahari menceritakan detik-detik penusukan yang mengancam nyawanya, Kamis (6/3/2025). Ia spontan berteriak minta tolong.

TribunBatam.id/Istimewa
HAKIM DITUSUK OTK - Personel Polsek Sekupang saat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) penusukan terhadap Gusnahari (64), hakim Pengadilan Agama Batam di komplek kediaman korban di Perumahan Cipta Garden Sekupang, Kamis (6/3/2025). Polsek Sekupang buru dua orang pelaku penusukan. Gusnahari menceritakan detik-detik penusukan yang mengancam nyawanya. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus penusukan yang dialami oleh Hakim Pengadilan Agama Batam, Gusnahari, kini ditangani oleh Satreskrim Polresta Barelang.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (6/3/2025) pagi, saat Gusnahari hendak berangkat kerja.

Gusnahari, yang berusia 65 tahun, terlihat sangat emosional saat ditemui di Polresta Barelang.

Matanya sembap dan memerah, menandakan betapa beratnya pengalaman yang baru saja dialaminya.

"Gak tau lah gimana ceritanya, tiba-tiba tangan saya yang dibacok dari belakang. Kalau itu kepala saya, mungkin saya gak di sini," ungkapnya, saat ditemui di Polresta Barelang, Kamis.

Pada hari kejadian, Gusnahari memarkir mobilnya jauh dari rumah karena ada tetangganya yang meninggal dunia.

Ketika ia berjalan menuju mobil, tiba-tiba seorang pelaku yang mengenakan helm dan jaket hitam mengayunkan parang ke arah lengannya.

Dengan spontan, Gusnahari kemudian berteriak minta tolong di tengah keheningan pagi itu.

"Pagi itu di komplek sepi. Mungkin karena bulan Ramadan juga. Jadi gak ada orang yang melihat. Saya langsung teriak saja minta tolong," tegasnya. 

Setelah melukai Gusnahari, pelaku segera melarikan diri dengan bantuan seorang teman yang menunggu di lokasi.

"Saya gak tahu itu temannya atau tukang ojek, yang jelas temannya itu pakai baju ojek online," jelasnya.

Baca juga: Hakim PA Batam Ditusuk OTK, Sempat Berusaha Menghindar, Pelaku Langsung Kabur usai Korban Berteriak

Usai penusukan, Gusnahari dilarikan ke Puskesmas Sekupang, namun karena keterbatasan alat, ia dirujuk ke rumah sakit.

"Ada empat jahitan di lengan saya," tegasnya.

Saat ini, Gusnahari sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polresta Barelang dan berharap pelaku segera ditangkap.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian, menyatakan, penyelidikan kasus ini sedang berlangsung.

"Kami sudah olah TKP setelah kejadian itu. Mohon doanya semoga pelaku bisa segera ditangkap," tutup Debby.

Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Matanya Sembab, Hakim Gusnahari Ceritakan Detik-detik Penusukan Dirinya oleh OTK

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan