Senin, 1 September 2025

Dalami Kasus Siswa SMA Tewas setelah Diduga Ditendang Polisi, Polres Asahan Bongkar Makam Korban

Polres Asahan membentuk tim khusus untuk mengusut kasus tewasnya siswa SMA bernama Pandu Brata Siregar (18) setelah diduga dianiaya oleh oknum polisi.

Penulis: Nina Yuniar
Instagram Pandu via Tribun Medan
SISWA SMA TEWAS - Foto Pandu Brata Siregar (18) siswa sekolah menengah atas (SMA) Swasta di Asahan yang meninggal setelah diduga ditendang oleh oknum polisi. Pandu adalah siswa berprestasi yang sering juara lomba lari dan bercita-cita menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pihak Polres Asahan akan membongkar makam korban guna mencari tahu penyebab pasti kematiannya. 

"Dia ini mau masuk TNI. Dia juga bukan anak yang nakal, saya tau dia juga pelari, dia berprestasi. Terbukti, setiap dia ikuti lomba, dia selalu juara. Di mana dia narkobanya?" lanjutnya.

Ungkap hal serupa, rekan korban sekaligus saksi mata juga mengaku bahwa ia sempat menemani korban di Polsek Simpang Empat saat sedang diambil tes urinenya.

Diungkapkannya bahwa tes urine yang dilakukan oleh unit Reskrim Polsek Simpang Empat terhadap korban itu sempat negatif dan diulang sebanyak dua kali.

"Saya tau, dua kali dia ini di tes. Pertama negatif, kemudian yang kedua samar-samar. Kami keluar duduk di depan ruangan Kanit Intel, kemudian dia dipanggil masuk dan dinyatakan positif narkoba," beber siswa kelas 12 SMA tersebut.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Tim Khusus Dibentuk Polres Asahan, Selidiki Jasad Siswa yang Diduga Dianiaya Oknum Polisi

(Tribunnews.com/Nina Yuniar) (Tribun-Medan.com/Alif Al Qadri Harahap)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan