Jumat, 29 Agustus 2025

Babak Baru Siswa SMA Diduga Tewas usai Ditendang Polisi, Polres Asahan Bentuk Tim Khusus

Inilah kabar terbaru soal kasus siswa SMA di Kabupaten Asahan yang diduga tewas setelah ditendang oleh anggota polisi

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
POLISI ANIAYA SISWA - Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Asahan, IPTU Ahmadi menerangkan telah dibentuk tim khusus untuk mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum polisi terhadap siswa sehingga mengakibatkan meninggal dunia, Jumat (14/3/2025). Inilah kabar terbaru soal kasus siswa SMA di Kabupaten Asahan yang diduga tewas setelah ditendang oleh anggota polisi 

"Dia ini mau masuk TNI. Dia juga bukan anak yang nakal, saya tau dia juga pelari, dia berprestasi,"

"Terbukti, setiap dia ikuti lomba, dia selalu juara. Dimana dia narkobanya," ungkapnya.

Sementara itu, rekan korban yang juga saksi mata dan sempat menemani korban mengatakan, Pandu menjalani lebih dari satu kali tes narkoba di Unit Reskrim Polsek Simpang Empat.

Tes pertama keluar hasil negatif dan diulang sebanyak dua kali.

"Saya tau, dua kali dia ini di tes. Pertama negatif, kemudian yang kedua samar-samar,"

"Kami keluar duduk di depan ruangan Kanit Intel, kemudian dia dipanggil masuk dan dinyatakan positif narkoba," ungkap siswa kelas 12 SMA tersebut.

Teman korban tersebut juga menyebut bahwa Pandu sudah mempersiapkan diri untuk tes masuk TNI.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Tim Khusus Dibentuk Polres Asahan, Selidiki Jasad Siswa yang Diduga Dianiaya Oknum Polisi

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(Tribun-Medan.com, Alif Al Qadri Harahap)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan