GEGER Tiga Kasus Kematian Tidak Wajar dalam 2 Hari di Kalbar, Ada Apa?
Masyarakat pun diimbau untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental serta lingkungan sekitar
Dugaan sementara, korban mengalami depresi akibat masalah keluarga. Keluarga pun menolak autopsi dan menerima kematian M sebagai musibah.
Kapolsek Sungai Raya mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi mental orang-orang di sekitar mereka.
Mayat Pria Ditemukan di Warung
Keesokan harinya, Rabu (9/4/2025), warga Pontianak Utara digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di sebuah warung di Jalan Selat Sumba.
Korban ditemukan terbaring di atas meja lapak warung dengan beberapa barang pribadi, termasuk kantong bunga dan tas.
Seorang warga bernama Aminah mengaku saat berbelanja sekitar pukul 12.00 WIB, ia melihat korban sudah terbaring tidak bergerak.
Setelah memberitahu pemilik warung, warga kemudian memastikan bahwa pria tersebut sudah meninggal dunia.
Baca juga: Geger Penemuan Mayat Bayi Terbungkus Selimut di Tempat Pembuangan Sampah Desa Cipagalo Bandung
Asiong, pemilik warung, mengaku tidak mengetahui kapan pria tersebut datang ke warungnya karena dirinya berada di dalam.
"Saya baru tahu setelah ada yang belanja dan memberi tahu ada orang yang terbaring di depan," ujarnya.
Pihak Polsek Pontianak Utara dan Tim Inafis Polresta Pontianak telah melakukan penyelidikan, namun hingga kini belum ditemukan identitas korban.
Penyebab kematian masih belum diketahui dan proses investigasi terus dilakukan. (TribunPontianak/Imam Maksum/Ferlianus Tedi Yahya/Ferryanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kematian-tak-wajar12222.jpg)