Minggu, 31 Agustus 2025

Siasat Adi Mahyanto Culik Bocah 13 Tahun di Jakarta Timur, Tetangga Tak Dengar Suara Teriakan

Kasus penculikan anak terjadi di Pasar Rebo Jakarta Timur. Pelaku mengelabui warga dengan mengaku korban anaknya dan tinggal di kontrakan.

Penulis: Faisal Mohay
Tribunnews.com/Handout
PENCULIKAN ANAK - Tersangka MAM dengan kursi roda didorong petugas usai ditangkap karena kasus dugaan penculikan anak usia 13 tahun di Jalan Kampung Asam RT 01/01 Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kaki pelaku ditembak petugas lantaran berupaya melawan petugas. 

TRIBUNNEWS.COM - Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap pelaku penculikan anak bernama Adi Mahyanto (47) pada Selasa (15/4/2025).

Kasus penculikan anak terjadi di Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Kamis (10/4/2025).

Korban berinisial ETH (13) disekap dan dicabuli di dalam kontrakan yang tertelak di Cijantung, Jakarta Timur.

Awalnya, pelaku merupakan tetangga kontrakan orang tua korban.

Pelaku sempat meminta izin membawa korban keluar rumah untuk membeli hadiah.

Ibu korban tak menaruh curiga sehingga mengiyakan permintaan pelaku.

Namun, hingga malam hari pelaku tak kunjung membawa anaknya pulang sehingga orang tua membuat laporan ke polisi.

Ketua RT 01/RW 01 Cijantung, Hadat Abdul Majid, mengatakan pelaku baru dua hari menyewa rumah yang menjadi lokasi penyekapan.

Untuk mengelabui penjaga kontrakan, pelaku berpura-pura korban merupakan anaknya.

"Kata pelaku istrinya ada, cuman kalau pulang kerja malam hari," bebernya, Kamis (17/4/2025).

Pelaku sempat mengajak korban keluar kontrakan dengan berjalan kaki agar warga tak curiga.

Baca juga: Cerita Ketua RT Cijantung soal Penangkapan Pelaku Penculikan dan Pencabulan Anak di Jaktim

Pengurus RT tak mengetahui ada penghuni baru lantaran pelaku tak melapor.

"Pelaku ini juga enggak lapor diri, kalau lapor ke RT kan pasti saya tanya kartu keluarga (KK) mana, atau buku nikah mana. Penjaga kontrakan juga enggak lapor ke saya," tukasnya.

Selama disekap di kontrakan, warga sekitar tak pernah mendengar teriakan korban.

"Mungkin anaknya dipengaruhi pelaku biar enggak teriak, menangis, atau bagaimana. Karena selama tinggal enggak ada kayak teriak. Makanya baru tahu pas polisi datang," tandasnya.

Pelaku Ditangkap

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan