Senin, 1 September 2025

NG, Staf yang Diduga Selingkuh dengan Camat Padang Selatan AMP, Tak Pakai Jilbab saat Digerebek

Kepala Satpol PP Kota Padang mengungkapkan saat digerebek berduaan dengan Camat Padang Selatan, AMP, NG tak mengenakan jilbab.

Kolase: IMCNews.ID dan lama.padang.go.id
CAMAT DIDUGA SELINGKUH - (Kiri) Foto AMP, camat Padang Selatan yang diunduh dari padang.go.id pada Minggu (27/4/2025) dan (Kanan) Ilustrasi perselingkuhan. Camat Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar, AMP, digerebek istri sah di rumah saat berduaan dengan stafnya, NG, Sabtu (26/4/2025) malam. Ketika digerebek, AMP dan NG berada di ruang tamu masih berpakaian lengkap, tetapi NG tak mengenakan jilbab. 

TRIBUNNEWS.com - Kasus dugaan perselingkuhan Camat Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat, AMP, dengan stafnya, NG (27), masih terus bergulir.

AMP digerebek langsung oleh istri sahnya dan warga setempat saat berduaan dengan NG di rumahnya di kawasan Tanjung Saba, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sabtu (26/4/2025) malam.

Saat digerebek, AMP dan NG berada di ruang tamu. Keduanya berpakaian lengkap, tetapi NG diketahui melepas jilbabnya.

Menurut pengakuan NG, ia baru saja melaksanakan salat.

"Pakai pakaian lengkap. Si perempuan berada di ruang tamu memang tidak pakai jilbab, katanya habis salat," ungkap Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, Minggu (27/4/2025), dikutip dari Kompas.com.

"Hanya mereka berdua di rumah itu," imbuh dia.

Baca juga: Sosok AMP, Camat Padang Selatan Digerebek Istri Sah Diduga Selingkuh dengan Staf, Lulusan IPDN

Dugaan perselingkuhan AMP dan NG ini terungkap saat AMP yang sedang berada di rumah, keluar mengambil pesanan makanan.

Di waktu bersamaan, istri AMP dan keluarga datang, lalu memergoki AMP sedang berduaan di rumah bersama NG.

"Sekitar pukul 19.30 WIB, AMP Keluar rumah untuk mengambil pesanan makanan, namun di waktu bersamaan istri AMP dan keluarga datang," jelas Chandra.

Buntutnya, sempat terjadi keributan di rumah AMP sebab penggerebekan itu juga melibatkan warga setempat.

Pada akhirnya, AMP dan NG dibawa ke Satpol PP Kota Padang untuk dimintai keterangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Harmadi Algamar, mengungkapkan AMP dan NG, sudah dimintai keterangan karena dinilai mengganggu ketertiban umum.

"Mereka sudah dilakukan BAP awal oleh Satpol PP karena ada indikasi mengganggu ketertiban umum," ujar dia, Minggu, dilansir TribunPadang.com.

Karena kejadian itu, AMP dan NG sama-sama dinonaktifkan dari jabatannya per Minggu.

"Terhitung mulai hari ini (Minggu), yang bersangkutan (AMP dan NG) kita nonaktifkan sementara," ungkap Inspektur Kota Padang, Arifin, Minggu.

Wali Kota Padang Minta Maaf

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan