Teror Subuh di Samarinda: Pria Tembak Mati Pengunjung THM, Korban Alami 5 Luka Tembak
Seorang pengunjung tempat hiburan malam di Jalan Imam Bonjol, Kota Samarinda, tewas ditembak oleh orang tak dikenal (OTK), Minggu (4/5/2025) dini hari
Penulis:
Falza Fuadina
Editor:
Febri Prasetyo
Satu letusan terdengar pertama kali, disusul beberapa tembakan lain yang terdengar beruntun, menciptakan kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
“Ada empat tembakan terdengarnya,” sebut Agus.
Korban diduga mengalami lima luka tembakan sehingga tewas di tempat kejadian.
Agus juga menyebut pelaku sempat melepaskan tembakan ke udara lagi untuk menciptakan kepanikan dan menakuti pengunjung tempat hiburan, sehingga ia bisa menyamarkan aksinya dan melarikan diri.
“Terakhir itu, dia (pelaku, OTK) nembak lagi di depan tempat hiburan ke arah udara untuk mengurai massa, karena itu kan pas setelah bubaran,” kata Agus.
Korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.
Kasus dalam penyelidikan polisi
Jajaran Kepolisian Resor Kota Samarinda saat ini memburu pelaku dan menggali segala informasi.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Dicky Anggi Pranata mengatakan tragedi penembakan terjadi saat korban akan memasuki mobilnya, meski pihak kepolisian belum menyimpulkan bahwa yang bersangkutan merupakan pengunjung di tempat hiburan.
Termasuk informasi yang diterima Tribun Kaltim terkait adanya 4 luka tembak yang bersarang di tubuh korban, terutama pada beberapa bagian vital seperti dada dan perut.
“Kami masih belum bisa sampaikan (utuh) ya. Proses lidik masih terus berjalan. Nanti akan disampaikan jika ada perkembangan,” tegasnya, Minggu (4/5/2025).
Korban diketahui berinisial DIP (35).
“Untuk korban MD (meninggal dunia), inisial DIP umur 35 tahun. Warga Samarinda, pekerjaan swasta,” imbuh Dicky.
Dicky menuturkan pihaknya belum mengetahui identitas pelaku serta motif penembakan tersebut.
“Proses penyelidikan masih berlangsung dari Sat Reskrim Polresta Samarinda dibantu tim Jatanras Kaltim, identitas dan motifnya belum bisa diungkap,” tandasnya.
Hasil autopsi
Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendri Umar menjelaskan bahwa proses autopsi selesai dilakukan pada Minggu (4/5/2025) sekitar pukul 16.30 Wita.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.