Pelaku Pelecehan Penari Jathil Reog Ponorogo Minta Maaf: Saya Tak Kontrol karena Pengaruh Miras
Terjadi kasus pelecehan terhadap penari Jathil Reog Ponorogo di Desa Tugurejo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM - Terjadi kasus pelecehan terhadap penari Jathil Reog Ponorogo di Desa Tugurejo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Peristiwa itu bukan hanya dilaporkan kepada polisi, melainkan juga dilakukan klarifikasi di rumah tetua seniman Reog Ponorogo, Hari Purnomo alias Mbah Pur, Selasa (13/5/2025) malam.
Diwartakan Tribun Jatim, beberapa tokoh seniman tampak datang di rumah Hari Purnomo di Jalan Puspowarno, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.
Selain itu, hadir pula korban Nuzulul, pelaku pelecehan Djemono, dan dari pihak kepolisian.
Djemono, warga Kecamatan Sawoo, hanya bisa menunduk dan tak banyak berbicara.
Saat diklarifikasi, korban mengakui kesalahannya karena melecehkan korban saat menari jathil dengan cara memegang pantat.
“Saya ceroboh, saya minta maaf. Saya tidak kontrol karena pengaruh miras,” ungkap Djemono.
Ia tak hanya meminta maaf kepada korban pelecehan, tetapi juga meminta maaf kepada seluruh seniman Reog Ponorogo.
“Saya minta maaf seluruh seniman reog ponorogo. Berjanji tidak mengulangi kembali,” tegasnya.
Sementara itu, Nuzulul mengaku bahwa dirinya memang menempuh jalur damai, tetapi menurutnya hal ini menjadi pelajaran berharga baginya.
“Jathil lainnya ndak usah takut karena kita tuh pelestari budaya. Kejadian ini kita menjadi pembelajaran bersama,” jelasnya.
Baca juga: Dugaan Pelecehan dengan Modus Pengobatan Alternatif di Bekasi, Korban Tak Berani Lapor sejak 2016
Lebih lanjut, Purnomo mengatakan bahwa memang dilakukan klarifikasi antara kedua belah pihak.
Kemudian dilanjutkan dengan permintaan maaf dari pelaku kepada korban dan seniman reog.
“Memang dikumpulkan dari polisi, seniman reog juga korban dan pelaku. Kita klarifikasi dan ini damai, tetapi jangan sampai ada kejadian lagi,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, video penari jathil Reog Ponorogo yang dilecehkan seorang pria viral di media sosial.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.