Senin, 18 Mei 2026

Dugaan Pelecehan Pegawai Dinkes Kota Solo Dilaporkan ke Polisi, TKP di Lift dan Ruang Kadinkes

Kasus dugaan pelecehan pegawai Dinkes Kota Solo telah dilaporkan ke polisi sejak Kamis (12/6/2025). Terduga pelaku berinisial S.

Tayang:
Yonhap News
ILUSTRASI PELECEHAN - Kasus dugaan pelecehan pegawai Dinkes Kota Solo telah dilaporkan ke polisi sejak Kamis (12/6/2025). Terduga pelaku berinisial S. 

TRIBUNNEWS.COM - Dugaan aksi pelecehan terjadi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, Jawa Tengah.

Kasus ini mencuat setelah ada aduan di laman Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS), Jumat (13/6/2025).

Dalam aduan itu disebutkan, terduga pelaku pelecehan merupakan pegawai Dinkes Kota Solo, sedangan korbannya teman sekantor.

Pengadu juga menerangkan, setidaknya ada dua lokasi yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan pelecehan.

Pertama, korban dicium secara paksa oleh terduga pelaku saat berada di dalam lift.

Kedua, terduga pelaku melakukan pelecehan saat berada di ruang kantor Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Solo.

Tak hanya itu, pengadu juga menyebutkan, dugaan pelecehan juga terjadi secara verbal melalui pesan singkat.

"ASN DINKES BAGIAN ADMINISTRASI UMUM MELAKUKAN PELECEHAN SEKSUAL KEPADA SALAH 1 STAF, SEBANYAK 2X DI DALAM LIFT DAN DI RUANGAN KADIS DINKES, MENCIUM BIBIR SECARA PAKSA DAN MENGAJAK KE TW BERDUA DAN MENGIRIM CHAT SECARA MESUM," tulis pelapor yang dikirim ke ULAS tertanggal Jumat (13/6/2025).

Ternyata, korban telah melaporkan kasus dugaan pelecehan tersebut ke Polresta Solo, Kamis (12/6/2025).

Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Prastiyo Triwibowo membenarkan terkait laporan tersebut.

Prastiyo menyebutkan, korban yang melaporkan kasus dugaan pelecehan berinisial X (25), warga Banjarsari, Kota Solo.

Baca juga: 3 Fakta ASN di Solo Diduga Lecehkan Staf Pemkot: Terjadi 2 Kali, Pelaku Dilaporkan ke Polisi

Sementara pihak yang dilaporkan atau terduga pelaku berinisial S.

"Benar, ada aduan itu masuk ke kita (Polresta Solo) minggu lalu, sekitar tanggal 12 Juni 2025," ungkap Prastiyo saat dikonfirmasi, Senin (16/6/2025).

Kendati demikian, Prastiyo enggan menjelaskan lebih lanjut terkait apakah terduga pelaku merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinkes Kota Solo.

"Untuk status pengadu dan teradu kita dalami dulu, yang jelas kita masih dalam proses klarifikasi," lanjut dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved