Minggu, 31 Agustus 2025

Profil dan Sosok

Sosok Dinda, Mahasiswi Kaget Tiba-tiba Dapat Transferan Uang Rp1,2 Miliar, Berujung Diperiksa KPK

Berikut sosok Dinda, mahasiswi yang tiba-tiba dapat transferan uang Rp1,2 miliar. Berujung diperiksa KPK.

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Suci BangunDS
Kolase: Freepik dan Sripoku/Leni Juwita
KASUS SUAP - (Kiri) Dinda bersama Maulana saat jumpa pers klarifikasi tentang pencairan dana sebesar Rp 1,2 M, Kamis (19/6/2025) malam. Klarifikasi ini terkait kasus dugaan fee pokok pikiran (pokir) DPRD OKU terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun anggaran 2024–2025 dan (Kanan) Ilustrasi uang. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut sosok Dinda, mahasiswi yang tiba-tiba dapat transferan uang Rp1,2 miliar.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, Dinda merupakan mahasiswi asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel).
 
Ia mengambil jurusan Fakultas Hukum di sebuah kampus di Sumsel.

Meskipun belum lulus, Dinda diketahui sudah bekerja di biro konsultan perpajakan.

Sebelumnya, nama Dinda menjadi bahan perbincangan publik setelah ikut terseret dalam kasus dugaan fee pokok pikiran (pokir) DPRD OKU terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun anggaran 2024–2025.

Dinda dalam kesempatannya menceritakan, semua bermula dirinya tiba-tiba mendapatkan transferan uang berjumlah fantastis.

Uang tersebut, dikirimkan ke nomor rekening pribadinya.

”Saya kaget ternyata ada dana Rp 1,2 M," katanya, dikutip dari TribunSumsel.com, Senin (23/6/2025).

Ia sempat mengira uang tersebut adalah pembayaran jasa konsultasi perpajakan.

Namun kemudian pada 17 Maret 2025, Dinda diminta mencairkan dana tersebut.

Pihak yang meminta adalah perusahaan yang sedang diurus administrasinya oleh Dinda.

Perusahaan pemborong itu adalah milik M Fauzi alias Pablo yang kini sudah menjadi terdakwa.

Belakangan baru terungkap perusahaan itu terlibat dalam kasus Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Baca juga: Sosok Teguh Ferdieta, Viral Kades Mekarsari Cianjur Tewas Kecelakaan, Istri-Anak Ikut Jadi Korban

"Lalu hari itu juga saya diperintahkan mencairkan dana tersebut dan menyerahkan kepada pihak yang ada hubungan dengan pemilik perusahaan," beber Dinda.

Dinda melanjutkan ceritanya, ia lantas mencairkan dana tersebut sebanyak dua kali.

Pertama dana yang keluar adalah Rp800 juta.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan