Profil dan Sosok
Sosok Muhammad Farhan, Walkot Bandung yang Pilih Skema Sendiri soal Jam Masuk Sekolah
Sosok Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang menunjukkan sikap tak mengikuti arahan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal jam masuk sekolah.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Bobby Wiratama
"Nah, sehingga alasan apa pun yang saya berikan itu harus kuat. Kalau saya bilang keluarkan duit untuk konsultan, tapi saya akan membongkar, itu enggak boleh. Saya bisa kena BPK, kayaknya," ucap Farhan.
Farhan mengatakan, terkait wacana itu pihaknya juga sudah konsultasi dengan beberapa ahli hukum pemerintahan. Hasilnya bahwa satu barang milik daerah yang masih berfungsi dengan baik dan nilainya di atas Rp5 miliar sebaiknya tidak dibongkar
"Karena jalur hukum dan politiknya sangat panjang, bisa dibayangkan, kalau proses itu (dibongkar) kita ambil, itu butuh waktu enam bulan sejak saya bilang harus dibongkar," ucapnya.
Atas hal tersebut, pihaknya memutuskan tidak akan membongkar Teras Cihampelas meski hal tersebut sudah diusulkan oleh Dedi Mulyadi karena risiko melanggar hukumnya memang lebih tinggi.
"Enggak (akan dibongkar), terima kasih masukannya," jelas Farhan.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Wali Kota Bandung Lagi-lagi Tidak Manut dengan Titah Dedi Mulyadi, Sebelumnya soal Teras Cihampelas.
(Tribunnews.com/Deni/Falza)(TribunJabar.id/Hilman Kamaludin)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.