Jumat, 9 Januari 2026

Berita Viral

Viral Kericuhan Sound Horeg di Malang, Peserta Karnaval Pukul Warga yang Protes

Kericuhan karnaval Mulyorejo, Malang, dipicu suara sound horeg. Warga RM (55) protes, berujung pemukulan. Mediasi damai dengan ganti rugi Rp 2 juta.

Istimewa/TribunJatim.com
SOUND HOREG - Owner sound horeg Blizzard Audio Malang, Devid Stevan bersama Pemkab Malang mengukur intensitas suara yang dikeluarkan sound system di Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (19/7/2024). Insiden baku hantam karena sound horeg terjadi pada Minggu (13/7/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Beredar viral video baku hantam antara warga dengan peserta karnaval sound horeg di Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

Insiden yang terjadi pada Minggu (13/7/2025) mengakibatkan warga berinisial RM (55) mengalami luka lebam karena kalah jumlah.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengatakan RM diminta istrinya mencegah rombongan sound horeg karena di rumah ada bayi.

"Kejadian ricuh itu terjadi pada Minggu (13/7/2025) lalu di Jalan Budi Utomo Kelurahan Mulyorejo. Saat itu digelar karnaval budaya dan ada peserta yang membawa sound horeg," tuturnya, dikutip dari Surya.co.id.

RM dan keluarga merasa terganggu dengan kebisingan sound horeg.

Lantaran teguran tak didengar, RM mendorong salah satu peserta karnaval.

"Pemicunya karena suara sound system atau sound horeg yang keras, dan salah satu warga menegur karena anaknya sedang sakit."

"Lalu, suaminya yaitu MA keluar rumah dan mendorong salah satu peserta," jelasnya.

Para peserta tak terima temannya didorong sehingga terjadi baku hantam.

MA yang melawan sendirian mengalmi luka di bagian pelipis.

Korban sempat membuat laporan ke Polresta Malang Kota, namun laporan tersebut telah dicabut.

Baca juga: Mengenal Rayyan Arkan Dikha Bocah Aura Farming asal Riau yang Viral, Indonesia Makin Dikenal Dunia

Kedua belah pihak melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah.

"Sempat membuat laporan, tapi berniat akan dicabut dan sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan."

"Untuk peserta sound horeg, juga sudah memberikan ganti rugi Rp2 juta sesuai permintaan dari korban dan telah diterima," lanjutnya.

Proses mediasi melibatkan kepolisian dan pihak Kelurahan Mulyorejo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved