Berita Viral
Viral Kericuhan Sound Horeg di Malang, Peserta Karnaval Pukul Warga yang Protes
Kericuhan karnaval Mulyorejo, Malang, dipicu suara sound horeg. Warga RM (55) protes, berujung pemukulan. Mediasi damai dengan ganti rugi Rp 2 juta.
"Pada hari ini, mediasi difasilitasi oleh Kelurahan Mulyorejo bersama pihak kepolisian. Dalam mediasi itu, kedua belah pihak dipertemukan," terangnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, menegaskan penggunaan sound horeg dilarang di Malang.
Baca juga: Viral Puluhan Orang Berbaju Putih Lakukan Ritual Mirip Tawaf di Gunung Lawu
Menurutnya, banyak warga dirugikan serta membahayakan kesehatan.
"Tentunya, terkait sound horeg dilarang di wilayah Kota Malang," ucapnya.
Ia menambahkan kegiatan yang menghadirkan banyak orang harus mendapat izin dan melakukan rapat koordinasi dengan kepolisian.
"Setiap acara atau kegiatan yang menghadirkan banyak orang atau penonton, maka akan dirakorkan terlebih dahulu. Dengan penekanan tata tertib berikut sanksinya wajib dipatuhi baik pihak panitia maupun peserta," tuturnya.
Sebagian artikel telah tayang di Surya.co.id dengan judul Peserta Event Karnaval di Kota Malang Ricuh Hingga Saling Baku Hantam Gegara Sound Horeg
(Tribunnews.com/Mohay) (Surya.co.id/Kukuh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SOUND-HOREG-23423dzsgvfdxsbv.jpg)