Usai Diresmikan Prabowo, KEK Industropolis Batang Dilirik Investor Malaysia
Thong Guan Malaysia jadi investor asing pertama di KEK Batang usai diresmikan Prabowo, nilai investasi awal capai Rp115 miliar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menggaet investor asing pertama dari Malaysia, Thong Guan Industries Bhd., salah satu perusahaan kemasan plastik terbesar di Asia Pasifik.
Perusahaan asal Kedah, Malaysia, ini resmi menanamkan modal investasi awal sebesar 7 juta dolar AS atau setara Rp115 miliar, dan menjadi investor Malaysia perdana.
KEK Industropolis Batang, Jawa Tengah, sendiri telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (20/3/2025).
Baca juga: KEK Sanur Bali Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Diproyeksi Serap Investasi Rp20 Triliun
Konsul Jenderal RI di Penang, Wanton Saragih menuturkan kehadiran Thong Guan menjadi tonggak penting, menandai dimulainya masuknya investasi Malaysia ke KEK Batang.
"Ini hasil konkret dari diplomasi ekonomi yang aktif kami lakukan,” ujarnya saat Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) yang dilakukan pada Kamis (25/7/2025).
Direktur Utama KEK Batang Ngurah Wirawan,l menyebut kepercayaan investor asing menjadi validasi global atas potensi kawasan industri ini.
“Thong Guan bukan sembarang investor. Mereka raksasa Asia yang kini memperkuat positioning Batang sebagai kawasan industri strategis di Asia Tenggara," urainya.
Kapasitas produksi global disebut mencapai 150.000 ton per tahun dan omzet lebih dari Rp4,2 triliun.
Managing Director Dato’ Ang menyebutkan bahwa KEK Batang dipilih karena keunggulan dari segi infrastruktur, insentif, dan kemudahan perizinan yang mendukung ekspansi berorientasi ekspor.
Thong Guan Industries akan membangun pabrik di atas lahan seluas 5 hektare yang memproduksi plastic wrapping, kantong sampah, dan film plastik untuk pasar domestik maupun ekspor.
Fasilitas ini juga akan mengusung teknologi ramah lingkungan, dengan sistem daur ulang limbah plastik dan efisiensi energi.
Investasi ini diharapkan menciptakan efek berganda berupa lapangan kerja, transfer teknologi, dan penguatan hilirisasi industri.
Hal ini juga sejalan dengan visi pembangunan ekonomi era Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Sektor Logistik Mulai Kantongi Sertifikasi Halal dari BPJPH
Diharapkan Setara Shenzen
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Batang didampingi Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, dan sejumlah pejabat lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/FOTO-Kawasan-Ekonomi-Khusus-KEK-Industropolis-Batang.jpg)