Jumat, 29 Agustus 2025

Pasangan Kekasih Diserang OTK saat Nikmati Indahnya Pantai Nipah, Vany Tewas, Radit Terluka Parah

Made Vaniradya, mahasiswi Universitas Mataram (Unram) ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, sementara kekasihnya menderita luka-luka parah.

|
Penulis: Dewi Agustina
Dok. Istimewa
PENEMUAN MAYAT MAHASISWA - Kolase foto seorang mahasiswa asal Sumbawa, Radit Ardiansyah (19) bersama sang kekasih Made Vaniradya Puspa Nitra (19), diduga menjadi korban kekerasan di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara, Selasa (26/8/2025). 

"Saya berkata, hidup mati anak saya harus saya temukan," ungkapnya lirih.

Vany akhirnya ditemukan dalam kondisi telungkup sekitar 100 meter dari lokasi penemuan Radit.

Kehilangan anak menjadi pukulan menyakitkan bagi Ketut Nitra. 

Ia berharap kepolisian segera mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas kematian putrinya.

"Kami dari pihak keluarga mengharapkan pelaku segera ditemukan, apa motifnya sampai anak saya seperti ini untuk segera ditindak, diburu biar dia dapat ganjaran," pungkasnya.

Korban Kekerasan

Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, AKP Punguan Hutahaean  menjelaskan bahwa kedua korban berangkat dari Kota Mataram sekitar pukul 16.30 Wita menggunakan sepeda motor.

Hingga tengah malam, Puspita belum juga pulang ke rumah, sehingga keluarganya berinisiatif menghubungi teman-temannya untuk mencari informasi keberadaannya.

"Keluarga korban MVPN (Puspita) mengetahui posisi korban berada di sekitar Pantai Nipah. Pihak keluarga langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian," jelas Punguan dalam keterangan tertulis, Rabu (27/8/2025).

Radit ditemukan sekitar pukul 01.30 Wita oleh keluarga Puspita dalam kondisi tidak sadarkan diri dan segera dilarikan ke Puskesmas Nipah. 

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 06.30 Wita, Puspita ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telungkup tak jauh dari lokasi penyerangan.

"Kami masih menyelidiki kasus ini, sudah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti," tambah Punguan.

AKP Punguan Hutahaean mengatakan, korban diduga mengalami tindak kekerasan.

Polisi telah mengamankan barang bukti termasuk sepeda motor korban, dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Unit Identifikasi.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Korban RA telah dirujuk ke RS Bhayangkara untuk penanganan lanjutan, sementara jenazah MVPN akan dilakukan autopsi," ujar AKP Punguan dalam keterangan tertulis.

Penulis: (Tribun Lombok/Robby Firmansyah/Ahmad Wawan Sugandika)

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Mahasiswa Korban Kekerasan di Pantai Nipah Mengaku Dipukul dengan Sebilah Bambu

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul  4 Fakta Penemuan Mayat Mahasiswi Unram yang Diduga Korban Kekerasan

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Ayah Vany Ungkap Firasat Anaknya Sudah Meninggal Saat Lakukan Pencarian

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan