Kamis, 16 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Wali Murid Dukung Sekolah Tolak MBG, Cemas Program Dapur Sehat Digantikan, Wali Kota Solo Buka Suara

Orangtua murid kompak tolak tawaran sekolah terima MBG, lebih percaya dapur sehat di sekolah. Wali Kota Solo pastikan tak akan gantikan program.

Penulis: Isti Prasetya
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
MBG - Sejumlah pelajar menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) saat launching program MBG di Perguruan Muhammadiyah Antapani, Jalan Kadipaten Raya, Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/8/2025). Di Kota Solo, orangtua murid kompak tolak tawaran sekolah terima MBG, lebih percaya dapur sehat di sekolah. Wali Kota Solo pastikan tak akan gantikan program. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

“Pada heboh di grup wali murid. Mereka pada cemas karena kasus keracunan lagi banyak-banyaknya di Indonesia sampai 5.000 lebih. Tahu-tahu kita yang sudah punya sistem bagus ini malah mau dikasih MBG,” kata seorang wali murid bernama Indri pada Jumat (26/9/2025).

Indri menilai orangtua masih sanggup membayar makan siang anaknya dari dapur sehat dengan harga Rp9.000–Rp10.000 per porsi. 

Ia menilai penyajian lebih segar dan terjamin. 

“Lha sekarang kalau dikasihkan MBG masaknya tengah malam gitu kita apa tidak khawatir. Orangtua mana yang tidak khawatir,” ujarnya, dikutip dari KOMPAS.com.

Orangtua lain, Yusup, juga menolak MBG. 

Ia menilai dapur sehat yang selama ini berjalan lebih terjamin dan biayanya sama dengan MBG. 

“Kalau saya pribadi karena punya anak di sana tidak setuju. Karena dengan banyaknya berita tentang kesemrawutan MBG itu saya tidak mau anak saya dipertaruhkan,” tegas Yusup.

Baca juga: Aneka Respons Pejabat Negara Soal Kasus Keracunan MBG: Nangis, Ngeyel Hingga Obral Janji

Wali Kota Solo buka suara

Menjawab kekhawatiran orangtua murid, Wali Kota Solo, Respati Adi memastikan dapur sehat SD Muhammadiyah 1 ketelan tidak akan digantikan dengan program MBG.

Justru, dapur sehat sekolah tersebut akan dijadikan percontohan di tengah maraknya gelombang keracunan MBG di berbagai daerah. 

“Tidak ada yang ganti (MBG). Justru itu akan kita jadikan percontohan karena dia berhasil salah satunya,” kata Respati di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Sabtu (27/9/2025) mengutip KOMPAS.com.

Menurutnya, sekolah yang memiliki dapur sehat untuk pemenuhan gizi siswa tidak wajib diganti program MBG. 
“Silakan itukan hak dari beliau. Jadi tidak wajib diganti, tidak. Nanti saya akan komunikasi dan belajar (dapur sehat),” imbuhnya. 

Lebih lanjut, Respati berharap program MBG bisa benar-benar tepat sasaran. 

“Kita tentunya penerima ini yang benar-benar penerima manfaat yang betul-betul tepat sasar penerimanya,” ungkapnya.

RESPATI ARDI - Wali Kota Solo terpilih, Respati Ardi seusai mengikuti sepeda santai dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta, Sabtu (1/2/2025). Ia menyebut ingin menjadikan Solo sebagai kota pelopor pesepeda.
RESPATI ARDI - Wali Kota Solo terpilih, Respati Ardi seusai mengikuti sepeda santai dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta, Sabtu (1/2/2025). Ia menyebut ingin menjadikan Solo sebagai kota pelopor pesepeda. (Tribunnews.com/Wahyu Gilang Putranto)

Dialihkan ke sekolah lain

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved