Kapal Tanker di Batam Meledak, 10 Pekerja Tewas, Penyebab Masih Diselidiki
Kapal tanker yang berada di Batam meledak pada Rabu dini hari tadi. Akibatnya, 10 orang tewas dan 28 lainnya mengalami luka-luka.
Ringkasan Berita:
- Kapal tanker meledak di PT ASL Indonesia di Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), meledak pada Rabu (15/10/2025) dini hari.
- Insiden ini mengakibatkan 10 orang tewas dan 28 lainnya mengalami luka-luka.
- Polisi masih menyelidiki penyebab kapal bisa meledak dan terbakar.
- Peristiwa serupa pun sempat terjadi pada Juni 2025 lalu dan mengakibatkan 4 pekerja tewas dan dua karyawan K3 ditetapkan menjadi tersangka.
TRIBUNNEWS.COM - Kapal Federal II di PT Artalapan Strategi Logistik (ASL) Shipyard Indonesia di Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), meledak pada Rabu (15/10/2025) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Kapolda Kepri, Asep Safrudin, mengungkapkan hingga saat ini jumah sementara korban yang tercatat mencapai 28 orang.
Adapun korban tersebut termasuk 10 pekerja yang meninggal dunia. Asep menuturkan korban luka dirawat di beberapa rumah sakit.
Dia mengungkapkan seluruh korban meninggal dunia saat ini telah berada di RS Bhayangkara.
"Untuk pekerja yang meninggal, kami autopsi di RS Bhayangkara," katanya di RS Mutiara Aini, dikutip dari Tribun Batam.
Baca juga: Kapal Meledak di Perairan Lamongan Sebabkan 2 Orang Tewas, Ledakan Diduga dari Mesin
Asep menuturkan di RS Mutiara Aini, ada empat pekerja yang tengah dirawat, sedangkan sisanya dirawat di tiga rumah sakit di Batam.
Ia mengungkapkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan tentang penyebab kapal bisa meledak dan terbakar.
Di sisi lain, seorang saksi yang merupakan salah satu pekerja di PT ASL Shipyard yang enggan disebutkan namanya menyebut sebelum kebakaran terjadi, terdengar suara dentuman.
Dia juga menyebut saat mendengar dentuman tersebut, terlihat pula kepulan asap.
"Ada dengar suara dentuman. Posisi saya beda kapal. Awalnya cuma kelihatan asap, lama-lama ada api," ujarnya.
Keluarga Korban Tiba di RS
Sejumlah keluarga korban ledakan Kapal Federal II pun terus berdatangan di RS Mutiara Aini.
Berdasarkan pantauan Tribubn Batam, terlihat ada seorang remaja yang histeris setibanya di rumah sakit.
Sesekali, remaja tersebut terlihat mengacak-acak rambutnya dan menghentakkan kakinya ke lantai sebagai wujud luapan kesedihannya.
Beberapa orang yang berada di samping remaja itu pun berusaha menenangkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kapal-meledak-dan-terbakar-di-Batam.jpg)