Motif Pembunuhan Brigadir Esco di Lombok Barat, Ayah, Ibu, dan Adik Briptu Rizka Terlibat
Brigadir Esco ditemukan tewas di kebun, leher terikat tali. Istrinya, Briptu Rizka, ditetapkan sebagai tersangka utama. Sempat terlibat perkelahian.
Ringkasan Berita:
- Brigadir Esco Fasca Rely ditemukan tewas dengan leher terikat tali di kebun belakang rumahnya.
- Istrinya, Briptu Rizka Sintiyani, seorang Bhabinkamtibmas, ditetapkan sebagai tersangka utama.
- Lima tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.
TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir Esco Fasca Rely dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis (16/10/2025).
Korban merupakan anggota intel Polsek Sekotong yang ditemukan tewas di kebun belakang rumahnya di Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Minggu (24/8/2025) lalu.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi membusuk dan leher terikat tali.
Awalnya warga mengira Esco mengakhiri hidupnya, tetapi hasil visum menunjukkan adanya hantaman benda tumpul pada kepala.
Polres Lombok Barat menetapkan istri korban, Briptu Rizka Sintiyani, sebagai tersangka utama.
Setelah dilakukan rekonstruksi, jumlah tersangka bertambah empat orang, yakni Nuraini dan Amaq Siun, orang tua Briptu Rizka, Dani Rifkan, adik Briptu Rizka serta Paozi, teman dekat Brigadir Esco.
Briptu Rizka Sintiyani merupakan anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Desa Lembar, Kecamatan Lembar.
Dari pernikahan dengan Brigadir Esco, mereka memiliki dua anak yang berusia tujuh tahun dan empat tahun.
Wakapolres Lombok Barat Kompol I Kadek Metria menerangkan Briptu Rizka dan Brigadir Esco sempat cekcok di rumah.
"Diduga dipicu perselisihan berlatar ekonomi antara pelaku dan korban," tuturnya, dikutip dari TribunLombok.com.
Pertengkaran yang berujung penganiayaan terhadap Brigadir Esco terjadi pada Selasa (19/8/2025) malam.
Baca juga: Sosok 4 Tersangka Baru Kasus Kematian Brigadir Esco, Keluarga Dekat Briptu Rizka Sintiyani?
Diduga kepala korban dipukul menggunakan gunting hingga tewas.
"Berujung kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami luka serius dan meninggal," imbuhnya.
Kasatreskrim Polres Lombok Barat AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata menerangkan masih ada satu barang bukti yang belum ditemukan.
"Satu sudah kami sita, sajam dan satu lagi masih kita cari," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kolase-Briptu-Rizka-Tersangka-Pembunuhan-Brigadir-Esco_1.jpg)