Rabu, 20 Mei 2026

Kelompok Bersenjata di Papua

Cerita Braen, Adik & Teman Selamatkan Diri Terjun ke Jurang saat Mobil yang Ditumpangi Diserang KKB

Braen mengaku berhadapan langsung dengan kelompok bersenjata, bahkan sempat ditembak dari depan, namun peluru itu kembali meleset.

Tayang:
Penulis: Dewi Agustina
Kolase Tribun-PapuaTengah.com/Calvin Louis Erari
DISERANG KKB - Masturiyadi (50 tahun), seorang warga sipil tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Barat, Jumat (17/10/2025) sekira pukul 10.00 WIT. Foto proses evakuasi korban penembakan kali semen, Nabire, Papua Tengah. 

Karena diserang, Braen dan semua penumpang terpaksa turun dari mobil untuk menyelamatkan diri.

Braen mengaku berhadapan langsung dengan kelompok bersenjata, bahkan sempat ditembak dari depan, namun peluru itu kembali meleset.

Tiba-tiba Braen mendengar bunyi tembakan susulan dari arah belakangnya, tidak jelas siapa yang menjadi sasaran tembakan.

Merespons tembakan ketiga, Braen, adiknya, dan seorang rekan lain memutuskan untuk melompat ke jurang di bawah jalan Kali Semen.

Mereka memilih melompat ke jurang yang ditutupi hutan lebat sebagai upaya menyelamatkan diri dari serangan.

Di dalam jurang, mereka berjalan kaki mengikuti aliran kali sambil bersembunyi di balik semak-semak.

"Kelompok bersenjata itu sempat melintas di depan kami, tetapi kami diam saja dan tetap bersembunyi," kata Braen.

Setelah memastikan kelompok bersenjata itu menjauh, Braen dan rekannya keluar mencari pertolongan.

Mereka kembali naik ke lokasi kejadian dan bertemu dengan aparat keamanan yang kemudian mengevakuasi mereka ke rumah sakit.

Brando, adik Braen, menambahkan sang kakak lompat duluan ke jurang, diikuti oleh dirinya dan seorang teman.

Mereka berlarian di dalam jurang hingga mencapai sungai di bawah untuk menghindari kejaran.

Brando mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan karena mereka berhasil selamat dari ancaman maut tersebut. 

Ulah Aibon Kogoya

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan pihaknya mengutuk keras kejadian tersebut dan tengah mengusut para pelaku.

"Kami mengecam keras aksi penembakan terhadap warga sipil. Aparat gabungan telah bertindak cepat untuk mengevakuasi korban dan kini fokus mengejar kelompok pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian ini," kata Faizal dalam keterangannya, Jumat.

Berdasarkan hasil investigasi awal, aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh (KKB) pimpinan Aibon Kogoya, yang menargetkan kendaraan warga yang melintas di jalur tersebut.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved