Rabu, 20 Mei 2026

Kelompok Bersenjata di Papua

Cerita Braen, Adik & Teman Selamatkan Diri Terjun ke Jurang saat Mobil yang Ditumpangi Diserang KKB

Braen mengaku berhadapan langsung dengan kelompok bersenjata, bahkan sempat ditembak dari depan, namun peluru itu kembali meleset.

Tayang:
Penulis: Dewi Agustina
Kolase Tribun-PapuaTengah.com/Calvin Louis Erari
DISERANG KKB - Masturiyadi (50 tahun), seorang warga sipil tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Barat, Jumat (17/10/2025) sekira pukul 10.00 WIT. Foto proses evakuasi korban penembakan kali semen, Nabire, Papua Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • KKB menyerang warga sipil di Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Barat, Jumat (17/10/2025)
  • Seorang korban tewas, 4 lainnya terluka tembak
  • Seorang anggota polisi juga terkena tembakan
  • Brean, adik dan temannya berhasil menyelamatkan diri setelah terjun ke jurang

TRIBUNNEWS.COM, NABIRE - Masturiyadi (50 tahun), seorang warga sipil tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Barat, Jumat (17/10/2025) sekira pukul 10.00 WIT.

Kali Semen adalah sebuah kawasan yang terletak di Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah

 

 

Kawasan ini dikenal sebagai daerah pemukiman yang juga memiliki potensi ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Korban Masturiyadi tewas akibat mengalami luka tembak di bagian belakang kepala kanan.

Sementara empat warga lainnya terluka. Mereka adalah:

  1. Yance Makai (38) mengalami enam luka robek di lengan kiri, bawah ketiak, dan perut kiri
  2. Aser Kegou (45) mengalami luka tembak pada lengan kiri
  3. Martinus Makai (42) seorang PNS, mengalami luka lecet pada wajah akibat serpihan kaca
  4. Ari mengalami luka tembak pada lengan kiri dan kanan.

Baca juga: Sosok Melani Wamea, Guru Lulusan UPH Korban Selanjutnya KKB Papua, Dibunuh saat Tanam Pohon

Salah seorang korban, Braen beruntung berhasil menyelamatkan diri dari serangan brutal KKB.

Braen bercerita saat penyerangan terjadi, dirinya sedang dalam perjalanan dari Siriwo menuju Kota Nabire.

Braen bersama dengan rekan-temannya mengendarai satu mobil.

Namun saat berada di tanjakan Kali Semen, kendaraan mereka tiba-tiba diadang oleh sekelompok orang bersenjata laras panjang dan parang.

 

TNI VS OPM - Komando Operasi Habema Kogabwilhan III melalui Satuan Tugasnya berhasil membebaskan wilayah Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya dari penguasaan kelompok separatis bersenjata OPM Kodap VIII/Soanggama pada Rabu (15/10/2025). Sejumlah barang senjata dan barang bukti terkait diamankan.
TNI VS OPM - Komando Operasi Habema Kogabwilhan III melalui Satuan Tugasnya berhasil membebaskan wilayah Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya dari penguasaan kelompok separatis bersenjata OPM Kodap VIII/Soanggama pada Rabu (15/10/2025). Sejumlah barang senjata dan barang bukti terkait diamankan. (istimewa/TNI)

 

Mobil yang mereka tumpangi mendadak berhenti.

"Kelompok itu (KKB) langsung menembak kami sebelum mobil berhenti sempurna, tetapi puji syukur tembakan tersebut tidak mengenai kami," ujar Braen kepada awak media, Sabtu (18/10/2025).

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved