Kamis, 21 Mei 2026

Masih Buron, Bendahara yang Gondol Dana Desa Rp1 M Tinggalkan Istri dan 3 Anak, si Bungsu Masih Bayi

YS, Bendahara Desa/Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, masih buron hingga hari ini, Senin (20/10/2025). Ia kabur meninggalkan istri dan tiga anaknya.

Tayang:
TribunBanten.com/Muhammad Uqel A
KORUPSI DANA DESA - Suasana depan Balai Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten. Kasus dugaan korupsi dilakukan bendahara desa berinisial YS. Kini keberadaanya tidak diketahui. YS sampai saat ini masih jadi buronan polisi. 

Ringkasan Berita:
  • YS, Bendahara Desa/Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, masih buron hingga hari ini, Senin (20/10/2025).

  • Ia kabur setelah menguras habis dana desa senilai Rp1 miliar dan hanya menyisakan saldo kas Rp47.000.

  • YS kabur seorang diri meninggalkan istri dan tiga anaknya di rumah.

TRIBUNNEWS.COM - YS, bendahara Desa/Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, hingga saat ini masih menjadi buronan polisi setelah kabur membawa dana desa Rp1 miliar.

Ia melarikan diri usai menguras habis dana desa dan hanya menyisakan saldo kas Rp47.000.

Aksinya pertama kali diketahui pada 22 Agustus 2025, saat Kepala Desa Petir merasa janggal karena dana desa tak kunjung cair.

Sementara desa lain sudah menerima pencarian dana desa. Setelah ditelusuri, dana desa ternyata mengalir ke rekening pribadi YS.

Seiring dengan terungkapnya penggelapan itu, YS hilang bak ditelan bumi dan keberadaannya masih belum terendus polisi hingga Senin (20/10/2025).

YS kabur seorang diri meninggalkan istri dan tiga anaknya di rumah.

“Di rumahnya sekarang cuma ada istri dan tiga anaknya. Anak sulungnya baru lulus SD, anak kedua baru masuk SD, dan yang ketiga masih bayi,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Petir, Mulyadi kepada TribunBanten.com, Rabu (15/10/2025).

Mulyadi menuturkan, YS merupakan warga asal Kota Medan, Sumatra Utara yang menikah dengan warga Desa Petir.

“Aslinya orang Medan, tapi punya istri di Desa Petir. Sudah sekitar delapan tahun tinggal di sini,” ujarnya.

Sosok YS sendiri di mata rekan kerjanya dikenal sebagai pribadi yang baik dan kerap mentraktir makanan serta minuman.

"Ya, sering mentraktir. Kadang beli makan, beli minuman es, atau apa gitu,” ungkap Mulyadi.

Baca juga: Modus Bendahara Desa Petir Gondol Dana Desa: Dikirimkan ke Staf hingga Rekening OB yang Meninggal

“Kepribadian bendahara desa itu baik, tidak ada yang mencurigakan. Sama setiap staf juga dekat, komunikasinya baik dengan rekan kerja,” sambungnya.

Sebelum aksi YS terbongkar, Mulyadi sempat memergoki bendahara desa itu bermain judi online (judol), dan menegurnya.

“Waktu itu saya pernah lihat dia main judi slot. Saya bilang, jangan main itu, karena ada kasus kaur keuangan desa yang ditangkap gara-gara judi slot."

"Kata dia, sudah enggak (main), sudah tobat. Ya sudah, saya bilang jangan main lagi, enggak ada yang berhasil dari main judi itu,” tuturnya.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved