Bukan Perampokan, Pelaku Pembunuhan Bidan Rahmaniah Serahkan Diri Diantar Ojek Online
Andi menyerahkan diri ke Polsek Banjarmasin Selatan, Selasa (21/10/2025) dini hari usai membunuh Bidan Rahmaniah.
Ringkasan Berita:
- Bidan Rahmaniah tewas di rumahnya, Senin (20/10/2025)
- Anaknya mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit
- Pelaku menyerahkan diri ke polisi diantar ojek online
- Dia mengaku hendak berobat kepada bidan, motif pembunuhan masih diselidiki
TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Bidan Rahmaniah yang tewas di rumahnya di Jalan Kelayan A, Gang Antasari II RT 06, Kelurahan Kelayan Dalam, Banjarmasin Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel) ternyata dibunuh oleh Andi Julianto alias Encek (32).
Andi menyerahkan diri ke Polsek Banjarmasin Selatan, Selasa (21/10/2025) dini hari usai membunuh Bidan Rahmaniah.
Baca juga: Kronologi Pegawai BUMN Tusuk Istri Hingga Tewas di Banyuwangi, Pisau Dapur Jadi Bukti
Andi datang ke kantor polisi diantar oleh seorang pengemudi ojek online.
"Dengan kesadaran sendiri, pelaku datang dan menyerahkan diri ke Mapolsek," ujar Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Cristugus Lirens.
Penusukan terjadi Senin (20/10/2025) sekitar pukul 20.00 Wita, di rumah korban Kelurahan Kelayan Dalam, Banjarmasin Selatan, Kalsel.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan Rahmaniah mengalami empat luka tusuk di bagian leher, perut, siku, dan telapak tangan.
Sang bidan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Sementara putrinya, Rina Mutia, mengalami dua luka tusuk di bagian perut dan masih menjalani perawatan intensif.
"Pelaku melakukan aksinya seorang diri. Berdasarkan pengakuannya, ia datang dengan alasan ingin berobat kepada korban yang merupakan bidan," ungkap Kompol Cristugus.
Baca juga: Kronologi Bocah Tewas usai Tertimpa Kentongan di Rumah Makan Kulon Progo
Bukan Perampokan
Sementara itu, motif di balik aksi penusukan masih dalam proses penyelidikan.
Kapolsek menyampaikan pihaknya terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku untuk mengungkap alasan pasti di balik tindak kekerasan tersebut.
"Alhamdulillah kurang dari 24 jam pelaku sudah diringkus tim gabungan resmob Polda Kalsel macan resta serta buser Banjarmasin Selatan, motif bukan perampokan karena uang korban masih utuh dan diamankan polsek Banjarmasin Selatan," ujar seorang relawan yang ikut mengevakuasi korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kolase-Kasus-Pembunuhan-Bidan-Rahmaniah-di-Banjarmasin.jpg)