Perkara Antre BBM, Pria di Sumsel Tembak Mati Sopir Angkot, Ngaku Panik saat Lihat Perkakas
Terjadi aksi penembakan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia. Pelaku terancam hukuman mati
Ringkasan Berita:
- Seorang pria di Sumsel nekat tembak warga hingga tewas
- Tersangka mengaku kesal dengan teman korban saat mengantre BBM
- Sempat terjadi cekcok di TKP sebelum tersangka mengambil senpi lalu menembak korban hingga tewas
TRIBUNNEWS.COM - Terjadi aksi penembakan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (21/10/2025).
Korban yang bernama Oberta Parjiman alias Obi (35) tewas tertembak dengan luka di perut, paha, dan lututnya.
Ia kehilangan nyawa saat dibawa ke rumah sakit.
Aksi penembakan ini dilakukan Hadi Siswanto (32) seorang pengendara mobil.
Kini, Hadi dan dua rekannya, Indra Gunawan (35) dan Dwi Seftiadi (23) telah diringkus polisi.
Keduanya merupakan rekan tersangka yang ikut cekcok dengan korban.
Aksi penembakan ini berawal dari cekcok saat mengantre BBM di SPBU Desa Limau, Banyuasin, Selasa (21/10/2025).
Hadi mengatakan, saat itu ia tengah cekcok dengan seorang sopir angkutan desa bernama M Dwi Yulianto (27) saat mengantre BBM.
"Saat maju, pertama saya dilarang dan malah menyuruh mobil angkot yang maju. Saya mengalah dan mau masuk lagi, tetapi tidak disuruh, jadi ribut," kata pelaku Hadi saat press rilis di Mapolres Banyuasin, Rabu (22/10/2025).
Mengutip TribunSumsel.com, tak hanya di SPBU, ketegangan berlanjut hingga di Desa Tanjung Agung.
Tersangka mengaku sudah ditunggu oleh tiga orang yang membawa kayu hingga obeng.
Baca juga: TNI AL Hormati Keputusan MA Pangkas Hukuman 3 Oknum Prajurit Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil
Sempat terjadi keributan antara dua pihak, hingga akhirnya ia mengambil senjata api yang disimpannya di dalam mobil.
Ia pun langsung mengeluarkan tembakan ke arah Oberta dan Dwi lalu langsung kabur meninggalkan lokasi.
Saat ditangkap polisi, Hadi mengaku mendapatkan senjata api dari temannya.
"Sudah empat tahun lebih di dapat dari kawan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Hadi-Tega-Tembak-Mati-Warga-Banyuasin-Karena-Kesal-Dihalangi-Saat-Mengisi-BBM-Terancam-Hukuma-Mati.jpg)