Hari Santri
Dijuluki Kota Santri, Serang Angkat Kerukunan Antar Umat Beragama Jadi Magnet Wisata
Serang rayakan Hari Santri dengan diklat kerukunan lintas agama, dorong wisata damai dan inklusif.
“Konsepnya adalah kolaborasi budaya antarumat beragama. Setiap agama bisa menampilkan seni dan budayanya masing-masing, sekaligus menjaga satu sama lain dalam menjalankan ibadahnya," katanya.
"Ini bukan mencampuradukkan ajaran, tapi memperkuat rasa saling menghormati,” jelasnya.
Acara tersebut akan diramaikan dengan pawai, pertunjukan seni budaya, hingga bazar UMKM.
FKUB berharap kegiatan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan dan memperkuat identitas Kota Serang sebagai kota yang damai, inklusif, dan berbudaya.
Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Wali-Kota-Serang-buka-diklat-kerukunan-lintas-agama-Serang-teguhkan-citra-sebagai-kota-santri.jpg)