Usaha Wisata Puncak Bogor Dibuka Lagi, Warga Siap Kembali Mencari Nafkah
Setelah disegel karena pelanggaran lingkungan, 18 usaha wisata Puncak Bogor akhirnya dibuka kembali.
Warga Siap Cari Nafkah Kembali
Mulyadi, legislator daerah pemilihan Bogor Selatan menyampaikan apresiasi kepada KLH karena penerapan hukum dilakukan tegas, sekaligus membuka ruang dialog untuk menyelamatkan mata pencaharian warga.
“Ekonomi harus berjalan tanpa mengancam kelestarian alam. Ada titik tengah yang harus dijaga,” katanya.
Ia menegaskan, keindahan alam dan udara segar Bogor Selatan adalah modal utama masyarakat untuk hidup dan bekerja.
Dalam kesempatan ini, diumumkan bahwa pencabutan 18 segel usaha rencananya dilakukan Selasa pekan depan.
Momen tersebut bahkan diusulkan sebagai “Hari Puncak Hijau” untuk mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan ekowisata di kawasan Puncak.
Mulyadi menilai Bupati Bogor menunjukkan empati besar terhadap warganya yang terdampak penutupan usaha.
“Banyak warga berkata, ‘Pak kami lapar, siapa yang urus perut kami?’ Ini adalah isu kemanusiaan,” tuturnya.
Masyarakat berharap kolaborasi pemerintah dan pengusaha terus berlanjut agar pemulihan ekonomi dan lingkungan berjalan seimbang, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah dan menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sistem-gage-di-kawasan-Puncak-Bogor3.jpg)