Minggu, 19 April 2026

Berita Viral

Fakta Warung Bakso di Solo Diduga Pakai Bahan Nonhalal, Warga Tertipu Penampilan Kasir Wanita

Warung Bakso Remaja Gading Solo disidak dan dilabeli nonhalal usai terbukti pakai bahan tak halal, meski kasirnya berpenampilan seperti muslimah.

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Bobby Wiratama
Tribun Jateng/Bare Kingkin Kinamu
BAKSO NONHALAL - Bakso Remaja Gading Solo terbukti menggunakan bahan nonhalal tanpa sertifikasi halal, meski dikenal sebagai bakso legendaris. Penemuan ini memicu kekhawatiran konsumen muslim yang selama ini mengira bakso tersebut aman dikonsumsi. 

Ringkasan Berita:
  • Warung Bakso Remaja Gading di Solo menjadi sorotan setelah disidak dan dilabeli nonhalal.
  • Meski lokasinya strategis dan dikenal sebagai bakso legendaris, pengelola warung mengakui penggunaan bahan nonhalal dan menolak proses sertifikasi.
  • Warga merasa tertipu karena penampilan kasir yang berpakaian tertutup.

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah warung bakso yang beralamat di Jalan Veteran, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah menjadi sorotan setelah dipasang label nonhalal.

Warung yang bernama Bakso Remaja Gading tersebut tak mengantongi izin usaha serta sertifikasi halal.

Lokasi warung berdekatan dengan alun-alun kidul Solo.

Di google maps, warung ini memiliki rating 4 dari 5 poin.

Seporsi bakso dijual seharga Rp18 ribu, sedangkan mie ayam Rp10 ribu.

Warga menyebutnya sebagai salah satu bakso legend di kota Solo lantaran sudah berdiri lama dan selalu ramai.

Penemuan bahan nonhalal berawal dari sidak sejumlah instansi terkait mulai Satpol PP, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Solo serta Kementerian Agama (Kemenag) Solo.

Pendamping Halal Kemenag Kota Surakarta, Encep Muhammad Ilham, menerangkan pengelola warung mengakui menggunakan bahan nonhalal selama ini.

“Iya, berdasarkan sidak kemarin, memang Bakso Remaja itu produknya mengandung bahan yang tidak halal."

"Mereka juga tidak menolak saat dilabeli nonhalal oleh Satpol PP, dan hasil tes sudah jelas menggunakan bahan nonhalal,” paparnya, dikutip dari TribunSolo.com.

Ia sempat menawarkan pengelola warung untuk mengurus sertifikasi halal serta mengganti bahan baku.

Baca juga: 5 Fakta Mahasiswa di Sibolga Dikeroyok di Masjid hingga Tewas, Kasusnya Viral

“Kemarin kami ajak agar dibantu proses kehalalannya, tapi sampai saat ini belum mau,” sambungnya.

Di kota Solo terdapat warung yang namanya sama yakni Bakso Remaja Kartopuran.

Encep menyatakan warung tersebut tak ada kaitannya dengan Bakso Remaja Gading yang disidak.

"Kalau yang di Kartopuran, kami sudah sidak langsung, memang belum ada sertifikat halal, tapi mereka mau mengurus,” tuturnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved