Minggu, 10 Mei 2026

Kisah Pencuri Kehilangan Tangannya Setelah Gagal Beraksi di Rumah Polisi

Tangan Deni putus setelah dia gagal melakukan aksi pencurian di rumah anggota polisi Polres Lubuklinggau.

Tayang:
Penulis: Dewi Agustina
HO/IST/Istimewa
PENCURI - Deni Pratama kehilangan sebagian anggota tangannya usai terkena bacokan warga. Tangan kanan warga di Lubuklinggau, Sumatra Selatan ini putus setelah dia gagal melakukan aksi pencurian di rumah anggota polisi Polres Lubuklinggau. 

Ringkasan Berita:
  • Deni Pratama kehilangan sebagian anggota tangannya usai terkena bacokan warga.
  • Tangannya putus setelah dia gagal melakukan aksi pencurian di rumah anggota polisi Polres Lubuklinggau.
  • Meski telah menjalani operasi, Deni mengalami catat permanen.


TRIBUNNEWS.COM, LUBUKLINGGAU - Deni Pratama kehilangan sebagian anggota tangannya usai terkena bacokan warga.

Tangan kanan warga di Lubuklinggau, Sumatra Selatan ini putus setelah dia gagal melakukan aksi pencurian di rumah anggota polisi Polres Lubuklinggau.

Peristiwa percobaan pencurian terjadi di Jalan Haji Matnur, RT 07 Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Rabu (26/11/2025) pukul 02.00 dini hari.

Baca juga: Modus Bandit Pencurian Rumah Kosong: Ngaku Antar Paket tapi Bawa Tas Berisi Alat Tukang

Kronologis

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kasat Reskrim, AKP M Kurniawan Azwar menceritakan kronologis kejadian.

Cerita bermula saat Puput istri Polisi Lubuklinggau terbangun dan melihat CCTV ada dua orang berdiri di pintu pagar rumahnya dengan gerak gerik mencurigakan.

Puput langsung menghubungi suaminya yang saat itu sedang berada di Kota Palembang dalam rangka pendidikan Perwira.

 

Pencuri Deni Pratama Putus Tangan
PENCURI - Deni Pratama kehilangan sebagian anggota tangannya usai terkena bacokan warga. Tangan kanan warga di Lubuklinggau, Sumatra Selatan ini putus setelah dia gagal melakukan aksi pencurian di rumah anggota polisi Polres Lubuklinggau.

 

Mendapat telepon istrinya, Yogi langsung menelepon adiknya, Tedi.

Tedi langsung bergegas pulang ke rumah dan sengaja lewat depan rumah Yogi.

Di sana dia melihat ada dua pelaku berdiri di depan rumah kakaknya itu.

Sedua pelaku saat itu sedang berupaya merusak kunci pagar.

"Tedi langsung putar motor mendekati kedua pelaku sembari mengatakan 'kamu mau mencuri ya?', Tedi langsung berteriak maling, maling," ujarnya.

Lalu, warga yang mendengar teriakan itu langsung keluar rumah, mereka berupaya menangkap kedua pelaku.

Pelaku Deni saat hendak ditangkap berupaya mengeluarkan senjata tajam yang dibawanya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved