2 Perampokan Maut di Sumatra: Wanita Jambi Tewas di Ruko, Pasutri Palembang Jadi Korban
Dua perampokan maut di Palembang dan Jambi menelan korban jiwa. Polisi selidiki modus dan kejar pelaku agar masyarakat lebih waspada.
Selama ini ia tinggal seorang diri karena suaminya telah lama meninggal dan anaknya sedang berkuliah di luar kota.
Kakak korban, Reni, mengatakan Linceria tidak dapat dihubungi sejak kemarin. Karena khawatir, ia mendatangi ruko tersebut bersama adiknya.
“Ku gedor ini pintu, tak ada bunyi. Aku lihat pintu dapur terbuka. Ku panggil ‘dek-dek’, capek aku memanggil. Ku telepon lah adek-adekku semua, ku suruh datang,” jelasnya.
Namun setibanya di lokasi, Reni terkejut melihat adiknya sudah tak bernyawa dan bersimbah darah.
Saat ditemukan, korban tergeletak di lantai dengan kondisi laci-laci berserakan.
“Aku lihat dia di lantai itu, darah semua. Laci-laci itu berserakan,” kata Reni.
Kasus Perampokan di Palembang
Peristiwa kedua terjadi di Palembang, Sumatera Selatan.
Perampokan terjadi di kediaman Darma Kusuma (52) di Jalan Pengadilan RT 029 RW 006, Kelurahan 15 Ilir Kecamatan IT I, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (25/11/2025) pukul 21.30 wib.
Insiden itu mengakibatkan Darma Kusuma meninggal dunia. korban kini dimakamkan di TPU Talang Kerikil pada, Kamis (27/11/2025) siang.
Sementara istrinya Yeni Suwandi yang juga menjadi korban dengan luka sayatan di leher masih mendapatkan perawatan intensif di RS Charitas Palembang.
Peristiwa ini terjadi sekira pukul 21.30 WIB.
Saat itu saksi Farina dan korban Yeni Suwandi selesai makan.
Kemudian, Yeni pulang ke rumahnya yang bersebelahan dengan rumah saksi Farina, yang merupakan pembantu rumah tangga.
Setelah itu saksi Farina menonton TV, tidak lama kemudian korban Yeni berteriak meminta tolong kepada saksi Farina.
Lalu Farina datang dan melihat korban Yeni dalam keadaan luka pada lehernya dan melihat 1 orang pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-jasad-manusia.jpg)