Selasa, 2 Juni 2026

Sosok Dono Kasino Indro yang Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah dari PKS

Berikut sosok Dono Kasino Indro, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Ahmad Wawan Sugandika
ANGGOTA DPRD - Anggota DPRD Lombok Tengah Fraksi PKS, Dono Kasino Indro, saat ditemui pada hari pertamanya masuk kerja, Selasa (2/12/2025). Dono Kasino Indro (DKI) dari PKS resmi dilantik sebagai Anggota DPRD Lombok Tengah melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada 1 Desember 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Dono Kasino Indro, anggota DPRD Lombok Tengah, dikenal sebagai wakil rakyat yang dekat dengan warga dan aktif turun ke desa untuk menyerap aspirasi, khususnya terkait infrastruktur dan pertanian.
  • Ia memiliki latar belakang sederhana sebagai anak petani dan rutin menjalankan program Jumat Menyapa untuk berdialog langsung dengan masyarakat.
  • Dono juga vokal memperjuangkan layanan kesehatan di desa, termasuk pemerataan tenaga medis dan peningkatan fasilitas puskesmas.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berikut sosok Dono Kasino Indro, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang resmi dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), Senin (1/12/2025).

Dono Kasino Indro menggantikan Mahrup dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tersandung kasus korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) program sapi Bank Syariah Indonesia (BSI) tahun 2021–2022.

Pengangkatan Dono ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur NTB Nomor 100-3-3.1-480 Tahun 2025 dan menjadi dasar pelaksanaan pengucapan sumpah jabatan.

“Memutuskan, menetapkan serta meresmikan pengangkatan saudara Dono Kasino Indro sebagai pengganti antar waktu anggota DPRD Lombok Tengah sisa masa jabatan 2024–2029, SK ini berlaku mulai dari pengucapan sumpah atau janji,” ucap Sekretaris DPRD Lombok Tengah, Suhadi Kana, saat membacakan keputusan dalam paripurna.

Pria berusia 34 tahun asal Desa Mertak, Kecamatan Pujut, maju dari Daerah Pemilihan Pujut–Praya Timur.

Namanya menjadi viral setelah pendaftaran bacaleg di KPU pada Minggu (14/5/2023), karena identik dengan trio komedian legendaris Warkop DKI: Dono, Kasino, dan Indro.

Namun bagi Dono, nama tersebut bukan beban, melainkan berkah. “Nama ini tidak pernah membuat saya menjadi bahan olokan. Justru banyak orang yang penasaran,” ujarnya.

Asal usul nama

Dono menjelaskan bahwa nama “Dono” diberikan oleh orang tuanya.

Tambahan “Kasino Indro” justru datang dari gurunya saat ia masuk SD. 

“Memang orang tua yang memberikan nama Dono. Sebenarnya yang melengkapi jadi Dono Kasino Indro adalah guru saya saat masuk SDN Serenang,” ungkapnya.

Komitmen aspirasi warga

Sebagai putra asli Desa Mertak, Dono menegaskan kesiapannya memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya warga lingkar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Ia berharap keberadaannya di parlemen dapat menjadi pintu penyampaian kebutuhan masyarakat daerah tersebut. 

“Desa Mertak masuk desa lingkar KEK Mandalika. Saya siap memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama di wilayah ini,” tegasnya.

Perjalanan politik tak terduga

DKI mengakui bahwa perjalanan politiknya terbilang tidak terduga. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah memiliki cita-cita awal untuk menjadi anggota DPRD, bahkan sebelumnya tidak pernah menginjakkan kaki di kantor DPRD Lombok Tengah itu.

"Karena kita kan sebagai masyarakat biasa yang dari strata bawah, tapi mungkin takdir yang memanggil kita, akhirnya kita coba untuk mendaftar jadi Caleg DPRD Kabupaten Lombok Tengah melalui Partai PKS, dan alhamdulillah sampailah pada titik ini (terpilih melalui jalur PAW),” jelasnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved