Jumat, 5 Juni 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Bupati Aceh Besar Soroti Warga yang Beli BBM Pakai Jerigen: Orang Lagi Sulit Antrean

Muharram Idris meminta agar BBM yang dibeli menggunakan jerigen tersebut tidak dijual lagi dengan harga tinggi.

Tayang:
Editor: Erik S
Serambinews.com/Indra Wijaya/Serambinews.com/Indra Wijaya
TINJAU SPBU - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram menyoroti warga yang membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen. 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram meminta warga yang membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen tidak menjual lagi dengan harga tinggi.
  • Bupati meminta agar masyarakat tidak perlu panik akan isu kelangkaan BBM.
  • Pertamina mengimbau agar masyarakat tidak panik, lantaran kondisi stok BBM di terminal Krueng Raya aman.

TRIBUNNEWS.COM, ACEH BESAR - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram menyoroti warga yang membeli bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen.

Keterangan tersebut disampaikan Muharram Idris saat meninjau SPBU Lamsayeun bersama Dandim 01/01 BNA, Kapolres Aceh Besar, Kejari, pihak pertamina dan sejumlah unsur forkopimda lainnya, Rabu (3/12/2025).

“Kita minta masyarakat jangan manfaatkan situasi saat ini. Orang lagi sulit antrian, jangan sengaja beli BBM dengan jerigen, lalu jual ke masyarakat dengan harga tinggi,” kata Syech Muharram.

Baca juga: Daftar Lengkap 266 Wilayah Terisolir di Aceh, Sumbar, Sumut akibat Banjir-Tanah Longsor

Muharram Idris meminta agar BBM yang dibeli menggunakan jerigen tersebut tidak dijual lagi dengan harga tinggi.

“Penjual ecer harus sesuai harga standar, jangan menjual sampai Rp30 ribu/liter. Ini bisa berurusan dengan pihak penegak hukum. Kita harap dalam musibah ini, mari sama-sama kita menjaga, jangan mencari keuntungan dalam musibah,” jelasnya.

Muharram Idris meminta agar masyarakat tidak perlu panik akan isu kelangkaan BBM.

Pasalnya, dari pihak Pertamina memastikan bahwa stok BBM untuk Aceh aman dan selalu didistribusikan.

Namun yang terjadi saat ini antrian panjang kendaraan baik roda dua maupun empat menyebar hampir di setiap SPBU di Aceh Besar. 

Antrean panjang itu sudah meresahkan.

Sehingga pihaknya ingin memastikan bahwa BBM ke SPBU cukup atau tidak.

“Dari pihak Pertamina memastikan bahwa BBM cukup dan aman untuk masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar. Bahkan sudah ditambah lagi kuotanya,” kata Syech Muharram kepada Serambinews.com di lokasi.

Antrean panjang itu bisa disebabkan adanya kepanikan di masyarakat akan isu BBM langka.

Sehingga berharap masyarakat lebih tertib dan tak perlu mengantri panjang saat terik matahari.

Baca juga: Kemenperin Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Pihaknya juga sudah meminta kepada Pertamina, untuk menginstruksikan ke SPBU yang ada di Aceh Besar, agar melayani masyarakat dari jam jam tujuh pagi hingga 12 malam. 

Pasalnya secara laporan, BBM tidak kosong dan relatif aman.

Sehingga diharapkan dapat menjadi informasi ke masyarakat dan tidak perlu mengantre lama.

“Di Pertashop ada minyak, cuma distribusinya saja. Tadi kita minta juga ke Pertamina, agar sistem pengantaran BBM ke SPBU itu sebelum subuh, minyak sudah full di tangki-tangki SPBU. Supaya minyak selalu ada mulai jam 7 pagi hingga 12 malam. Supaya masyarakat nyaman dan tak perlu antri sampai siang hari,” jelasnya.

Stok BBM Mencukupi

Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Aceh, Ferdi Fajrian A, mengatakan, saat ini stok di SPBU tercukupi bahkan lebih.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak panik, lantaran kondisi stok BBM di terminal Krueng Raya aman.

“Cukup disuplai untuk lima hari ke depan. Bahkan ada kapal yang mengantri untuk mengisi kembali tangki kami. Kami pastikan stok BBM di Aceh dalam kondisi cukup,” katanya.

Karenanya ia meminta, agar masyarakat tidak berlebih dalam mengisi BBM, lantaran kondisi saat ini cukup dan tidak terbatas.

Saat ini, untuk agen resmi Pertamina yang menjangkau pedesaan hanyalah pertashop.

“Untuk lainnya bukan lembaga penyalur resmi kami. Saat pembelian BBM untuk genset boleh untuk produk non subsidi,” pungkasnya.

Pasokan BBM di Bandan Aceh Aman

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono secara tegas menyampaikan, para penimbun bahan bakar minyak (BBM) atau yang menjual dengan harga tinggi, dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Hal itu disampaikannya menanggapi kondisi antrean panjang, baik itu kendaraan roda dua hingga truk masih terjadi di hampir semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Banda Aceh dan sejumlah daerah sekitarnya.

Baca juga: Pemerintah Minta Maaf Penanganan Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar Masih Ada Kekurangan

“Jangan ada niat untuk menimbun BBM, atau memperjualbelikan BBM dengan harga yang sangat tinggi, karena itu ada unsur pidananya. Dan apabila ketahuan, maka kami akan menindak secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum,” tegas Kombes Joko dalam keterangannya, Rabu (3/12/2025). 

Kapolresta Banda Aceh itu mengajak semua pihak, mari bersama–sama menjaga situasi kota ini agar tetap kondusif. Masyarakat dapat memiliki BBM dengan kuota masing–masing. “Dan tidak ada yang mengambil kesempatan dalam kesempitan, mengambil keuntungan di atas penderitaan orang lain,” tambahnya.

Pihaknya berharap kesadaran dari siapapun untuk tidak melakukan penimbunan BBM, atau menjual BBM diatas regulasi yang ditentukan Pertamina. 

Diketahui sejak beberapa hari lalu, antrean kendaraan di SPBU mengular hingga ke badan jalan, membuat banyak pengendara harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan giliran mengisi BBM.

Meskipun stok BBM tersedia, tingginya jumlah kendaraan yang datang bersamaan membuat proses pengisian berjalan lambat. Banyak warga mengaku harus berpindah-pindah SPBU karena antrean yang terlalu panjang, bahkan ada yang tidak kebagian giliran setelah menunggu lama.

“Kami berharap masyarakat yang ingin membeli BBM supaya mengantre dengan tertib, mengikuti arahan petugas dan yang paling penting, belilah BBM sesuai kebutuhan,” pungkas Kombes Joko. 

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Dapati Warga Jual BBM Rp 30 Ribu/Liter Saat Sidak SPBU, Bupati Aceh Besar: Jangan Manfaatkan Situasi

dan

Kapolresta Banda Aceh: Timbun BBM dan Naikkan Harga Tinggi Terancam Pidana

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved