Banjir Bandang di Sumatera
Progres Huntara Capai 93 Persen, Satgas Akui Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Belum Tuntas
Pemerintah telah menyalurkan dana TKD sebesar Rp10,6 triliun ke tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah menjelaskan pembangunan hunian sementara (huntara) mencapai 93 persen, sementara hunian tetap (huntap) masih membutuhkan waktu penyelesaian bertahap.
- Padahal, pemerintah telah menyalurkan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun ke tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
- Di sisi lain, sejumlah pekerjaan infrastruktur juga masih menyisakan persoalan. Pembersihan drainase akibat lumpur misalnya, masih berlangsung di puluhan titik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menjelaskan pembangunan hunian sementara (huntara) mencapai 93 persen, sementara hunian tetap (huntap) masih membutuhkan waktu penyelesaian bertahap.
Padahal, pemerintah telah menyalurkan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun ke tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca juga: Pindah ke Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pascabencana
“Target kita seluruh masyarakat bisa terfasilitasi tinggal di huntara, sedangkan huntap ini memang butuh waktu untuk penyelesaian,” ujar Amran di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Di sisi lain, sejumlah pekerjaan infrastruktur juga masih menyisakan persoalan. Pembersihan drainase akibat lumpur misalnya, masih berlangsung di puluhan titik.
Di Aceh, masih ada 27 lokasi dari total 634 titik yang belum sepenuhnya bersih. Sementara di Sumatera Utara masih tersisa satu lokasi.
Selain itu, fasilitas kesehatan memang telah berfungsi penuh, namun masih terdapat tujuh puskesmas pembantu yang belum menempati bangunan permanen meski sudah beroperasi secara fungsional.
Baca juga: Infrastruktur Huntara Tamiang Selesai Ditata, Utamakan Keamanan dan Kualitas
Di sektor ekonomi, aktivitas pasar juga belum sepenuhnya pulih di semua wilayah. Di Sumatera Barat tercatat sudah 100 persen pulih, sementara di Sumatera Utara mencapai 98 persen dan Aceh baru 89 persen.
Amran memastikan pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan, termasuk di sektor pertanian dengan alokasi dana Rp877 miliar untuk sawah terdampak.
“Ini terus kita dorong agar pemulihan berjalan cepat dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/satgaspercepatan11111.jpg)