Banjir Bandang di Sumatera
71 Lokasi Huntap Aceh Siap Dibangun, Posko PRR Soroti Lahan Bermasalah
Sebanyak 71 lokasi huntap di Aceh siap dibangun, namun kendala lahan masih menghambat percepatan bagi ribuan warga terdampak bencana.
Ringkasan Berita:
- 71 dari 108 lokasi huntap Aceh berstatus siap bangun per April 2026.
- Sebanyak 37 lokasi masih terkendala, termasuk status kuning dan merah.
- Percepatan pembangunan dinilai krusial bagi warga terdampak bencana.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sebanyak 71 lokasi hunian tetap (huntap) di Aceh telah berstatus siap bangun hingga pertengahan April 2026, sementara persoalan lahan masih menjadi hambatan dalam percepatan pemulihan bagi warga terdampak bencana.
Data Posko Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh mencatat, 71 dari total 108 lokasi yang diusulkan pemerintah daerah telah masuk kategori “hijau” atau siap konstruksi.
Total usulan pembangunan mencapai 17.541 unit rumah bagi kepala keluarga terdampak, dengan kebutuhan lahan sekitar 491,06 hektare yang bersumber dari aset pemerintah, masyarakat, hingga hak guna usaha (HGU).
“Kami mencatat 71 lokasi atau sekitar 65 persen sudah siap bangun,” ujar Kepala Posko PRR Wilayah Aceh, Safrizal ZA, dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Kendala Lahan
Sebanyak 34 lokasi berstatus “kuning” karena masih dalam proses negosiasi atau pengukuran lahan.
Tiga lokasi lainnya berstatus “merah” akibat persoalan hukum atau sengketa.
Gayo Lues menjadi wilayah dengan hambatan terbesar, dengan 26 lokasi belum tuntas karena keterbatasan biaya pembebasan lahan.
Subulussalam mencatat 4 lokasi yang masih dalam tahap negosiasi.
“Saya mendorong pemerintah daerah untuk segera menuntaskan proses lahan agar tidak menghambat pembangunan,” kata Safrizal.
Baca juga: Sidang MK: Gaji Dosen UI-UGM di Bawah UMR, Ada yang Hanya Rp340 Ribu Sebulan
Sebaran Progres
Beberapa daerah telah menyelesaikan kesiapan lahan.
Bener Meriah mencatat 10 lokasi siap bangun.
Aceh Timur memiliki 9 lokasi.
Aceh Tengah mencatat 6 lokasi siap konstruksi.
Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan jumlah lokasi siap bangun terbanyak, yakni 37 titik, sekaligus mencatat 9.965 kepala keluarga terdampak.
Namun, sebagian titik di wilayah tersebut masih masuk kategori bermasalah.
Baca juga: Mendagri Sebut Rp 655 Miliar Dana Stimulan Cair untuk 31 Ribu Rumah Terdampak Bencana Sumatera
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/safrizal-za-s.jpg)