Banjir Bandang di Sumatera
Bantuan ke Wilayah Terdampak Banjir di Sumatra Juga Datang dari Kampus, UGM hingga UPI
Sejumlah kampus di Indonesia kirimkan bantuan ke daerah terdampak banjir di Sumatera. Mulai dari UGM, UPI, hingga UIR Riau
Ringkasan Berita:
- Sejumlah universitas di Indonesia ikut kirim bantuan ke daerah terdampak banjir di Sumatra
- UGM kirimkan tim untuk berikan bantuan trauma healing kepada para penyintas banjir bandang dan tanah longsor
- UPI bebaskan UKT kepada mahasiswa yang keluarganya jadi korban bencana di Agam, Aceh
- Sementara IUR kirimkan tujuh mahasiswa untuk berikan trauma healing dan dirikan posko penggalangan dana
TRIBUNNEWS.COM - Bantuan ke daerah bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) datang dari sejumlah pihak, dari pemerintah daerah lain hingga non-pemerintah.
Bantuan juga datang dari sejumlah universitas di Indonesia, dari Universitas Gadjah Mada (UGM) hingga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Dari UGM, pihak kampus ikut menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi yang telah menelan 836 korban jiwa per Kamis (4/12/2025).
“UGM menyampaikan belasungkawa mendalam atas bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata Sekretaris Universitas (SU) UGM, Dr. Andi Sandi, Rabu (3/12/2025).
Mengutip TribunJogja.com, pihak kampus akan memberikan bantuan berupa pengiriman tim trauma healing.
“Kita sudah memberangkatkan tim trauma healing dari FK-KMK yang telah bergerak menuju lokasi terdampak,” ujarnya.
Nantinya, tim tersebut akan melakukan pendampingan psikologis kepada para penyintas bencana.
Pihak UGM juga memberikan bantuan bagi civitas akademis yang keluarganya sedang tertimpa bencana.
“Kami telah melakukan koordinasi, dan untuk saat ini fokus awal kami adalah penyaluran bantuan ditujukan untuk civitas akademika UGM yang keluarganya sedang tertimpa musibah di wilayah bencana,” ujar Ardian Andi Pradana, Koordinator Disaster Response Unit (DERU) UGM.
UPI Bebaskan UKT Mahasiswa Korban Terdampak
Sementara itu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) juga ikut turun memberikan bantuan dengan cara melakukan penggalangan dana dan mengirimkan tenaga ahli untuk penanganan darurat serta pemulihan pascabencana.
UPI juga membebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada satu mahasiswi yang terdampak bernama Olivia Yuliana.
Baca juga: Pemerintah Hapus Utang Macet UMKM Korban Banjir Bandang Sumatra
Olivia Yuliana merupakan mahasiswa UPI Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) angkatan 2024, yang kehilangan kedua orang tua serta dua kakaknya dalam peristiwa yang melanda Kabupaten Agam, Aceh, Selasa (25/11/2025) lalu.
“Pagi tadi Bapak Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPOK, Dr. Dian Budiana, M.Pd., telah berkunjung untuk memastikan kondisi mahasiswa dan memberikan dukungan awal,” ujar Sandey Tantra Pramita, Kepala Divisi Pengelolaan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UPI, Senin (1/12/2025).
UIR Kirim Mahasiswanya
Tak mau kalah, Universitas Islam Riau (UIR) mengirimkan tujuh orang mahasiswa Fakultas Psikologi untuk melakukan trauma healing di Sumbar sejak Rabu (3/12/2025) hingga Jumat (12/12/2025) mendatang.
Melalui keterangan resmi kampus, kegiatan tersebut diinisiasi langsung oleh Polda Riau yang bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Banjir-dan-Longsor-di-Sumatera-Barat_4-Des.jpg)