Kamis, 14 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Pengalaman Kapolda Aceh dan Vilmei Tembus Aceh Tamiang: Seperti Tsunami, Bau Anyir 

Kapolda Aceh hingga konten kreator Vilmei bagikan pengalaman saat tiba di Aceh Tamiang, daerah yang terdampak parah dari bencana di Aceh

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa/Tangkapan layar/ig @vilemi/ist
KONDISI ACEH TAMIANG - Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah dan konten kreator Vilmei. Kapolda Aceh hingga konten kreator Vilmei bagikan pengalaman saat tiba di Aceh Tamiang, daerah yang terdampak parah dari bencana di Aceh. Tangkapan layar/ig @vilemi/ist 

“Di situ saya stres. Tidak ada komunikasi. Tidak tahu kondisi pemerintahan.”

 

Terobos Jembatan Putus, Bawa Perahu, Hingga Masuk Aceh Tamiang

Kapolda memerintahkan seluruh kapolres di Jakarta untuk pulang dengan cara apa pun. Namun banyak yang terjebak karena jalan dari Medan juga terputus.

Ia sendiri bergerak dari Banda Aceh, melewati jembatan putus di Kutablang, memobilisasi perahu, starlink, dan 850 personel.

Saat tiba di Langsa, ternyata jalur ke Aceh Tamiang masih sedada air.

“Saya bilang: jangan tunggu. Tembus. Kalau tidak, kita tidak tahu berapa banyak korban.”

Ia hanya membawa 12 anggota dan 800 kilogram beras, karena kendaraan lain tertahan banjir.

 

Seperti Tsunami, Kota Mati

Saat memasuki Manyak Payed hingga pusat Aceh Tamiang, Kapolda menyebut suasana sangat mirip kondisi Aceh pasca tsunami 2004.

“Orang berdiri di depan rumah. Tidak ada makanan, tidak ada minuman. Kota mati.”

Baca juga: Kapolri Pantau Langsung Proses Pembersihan Sekolah dan Masjid yang Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Mobil-mobil terparkir rapi di jalan raya dan SPBU, yang ternyata tempat paling tinggi di sekitar lokasi.

“Semua mobil itu tenggelam. Tapi mereka taruh di jalan karena mengira lebih aman.”

Dalam wawancara, Kapolda juga mengklarifikasi isu tentang mayat dalam mobil yang viral.

“Mayat ada. Pertama, mayat warga korban musibah. Kedua, mayat yang terbawa dari rumah sakit. Rumah sakit lantai satunya tenggelam, pasien hilang semua. Dokter pun sibuk menyelamatkan keluarganya.”

Ia mengatakan, mayat yang ditemukan di berbagai titik sebagian sudah dimakamkan dan sebagian diambil sampel DNA untuk identifikasi.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved