Banjir Bandang di Sumatera
Banjir Aceh: 419 Orang Meninggal Dunia, 32 Lainnya Hilang, Jalan Nasional Putus
419 orang dinyatakan meninggal dunia dan 32 lainnya masih dinyatakan hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda provinsi Aceh
Akan tetapi masyarakat Agara terisolasi khususnya di Desa Simpur Jaya dan Desa Air Kelabu, Kecamatan Ketambe serta masyarakat Gayo Lues akibat jalan nasional penghubung dua kabupaten masih putus.
Oleh karena itu kendaraan bermotor tak bisa melintasi jalan utama tersebut.
Kondisi jalan nasional yang masih putus ini tentunya berdampak untuk pemasangan tiang listrik, sehingga dua desa di Kecamatan Ketambe masih padam.
"Kami mendesak pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS-1) untuk maksimalkan alat berat agar petugas PLN dapat mengakses dua desa terisolasi untuk memasang tiang listrik agar pasokan arus listrik ke pelanggan normal kembali dan transportasi Agara- Gayo Lues bisa normal seperti semula.
Alat berat (excavator) kita minta agar ditambah BPJN Aceh dan BWSS agar lebih cepat kerjanya dan lokasi Ketambe jadi prioritas," pinta Bupati LSM LIRA Indonesia Aceh Tenggara, Fazriansyah melalui Serambinews.com, Sabtu (13/12/2025).
Sementara itu, Manager PLN ULP Kutacane, Firwan Moesnadi, kepada Serambinews.com mengatakan, pasokan arus listrik di Kecamatan Ketambe yang terkena banjir bandang belum normal.
Saat ini listrik masih ada pasokan ke pelanggan di Desa Bener Bepapah dan Desa Ketambe dan desa lainnya.
Namun, saat sekarang ini di Kecamatan Ketambe hanya tersisa dua desa yang masih gelap gulita atau pasokan arus listrik dari PLN belum tercapai yakni di Desa Simpur Jaya dan Air Kelabu.
Menurutnya, saat ini yang menjadi kendala pihak PT PLN adalah akses jalan Nasional Agara- Gayo Lues masih putus, sehingga menyulitkan untuk dilintasi membawa tiang listrik ke lokasi-lokasi tersebut. (*)
Penulis: Rianza Alfandi
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Update Korban Banjir Aceh: 419 Orang Meninggal, 32 Jiwa Masih Hilang
dan
Dampak Banjir Bandang Ketambe Agara, Dua Desa Gelap Gulita & Terisolasi, Jalan Nasional Masih Putus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BANJIR-ACEH-ENDAPAN-SEKOLAH.jpg)