3 Kasus Kekerasan Terhadap Karyawati, Terbaru Dosen di Makassar Ludahi Kasir
Tiga kasus kekerasan menimpa pegawai perempuan di Makassar, Bekasi, dan Karanganyar. Dosen ludahi kasir perempuan karena tak terima ditegur
Rektor UIM, Prof Dr Muammar Bakry, menyatakan tindakan Amal tidak mencerminkan nilai kemanusiaan dan merendahkan korban.
Amal yang berstatus dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) akan disanksi sesuai aturan akademik.
Baca juga: Anggota DPR Harap Penanganan Pengibaran Bendera GAM Tidak dengan Kekerasan
2. Kasus Kekerasan di SPPG Bekasi
RDA, pegawai SPPG Jatiasih Bekasi mengaku mendapat kekerasan verbal yang dilakukan atasan, KP (29).
Peristiwan itu terekam kamera CCTV dan terjadi pada Senin (6/10/2025).
Menurut RDA, pelaku sengaja mencari kesalahannya yang salah memberi dokumen.
“Padahal saya tidak salah dan cuma tanya dokumen. Tapi malah dimaki-maki,” ungkapnya.
Kasus serupa juga dialami RDA pada Selasa (7/10/2025) dan Kamis (9/10/2025).
“KP ributin kepala koki yang kerja bersama istrinya. Katanya tidak boleh ada keluarga di dapur yang sama, padahal dari yayasan tidak melarang,” katanya.
Baca juga: Dua Korban Kekerasan Oknum TNI Ajukan Uji Materiil UU Peradilan Militer ke MK
Setelah marah-marah, KP justu melakukan tindakan yang mengarah ke pelecehan seksual.
“Setiap habis marah, dia minta maaf dengan pegang-pegang saya. Dia pojokin saya, saya cuma bisa lindungi badan dan nempel ke tembok. Saya rapatin paha karena takut sekali,” jelasnya.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota.
3. Kekerasan di Pabrik Karanganyar
Karyawati pabrik tekstil di Karanganyar menjadi korban kekerasan yang dilakukan manajer produksi berinisial W (59).
Wakapolres Karanganyar, Kompol Miftakul Huda, menerangkan korban SZ (49) menjadi sasaran kemarahan pelaku pada Jumat (21/2/2025).
Baca juga: Cegah Kekerasan Seksual, Ini Cara Kenalkan Tubuh Pribadi pada Anak Sejak Dini
“Tersangka awalnya menanyakan kepada korban alasan salah satu karyawan menangis."
"Korban menjawab agar hal itu ditanyakan langsung ke orang yang bersangkutan,” katanya.
Pelaku W terpancing emosi mendengar jawaban tersebut hingga menyiramkan air serta menampar korban.
“Tersangka W ditetapkan sebagai tersangka pada Mei 2025," jelasnya.
Sebagian artikel telah tayang di TribunTimur.com dengan judul Usai Viral Ludahi Kasir Swalayan, Dosen UIM: Saya Salah
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunMakassar.com/Muslimin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Dosen-di-Makassar-ludahi-kasir.jpg)