Minggu, 31 Mei 2026

BREAKING NEWS: Dua Atlet Terjun Payung Jabar Jatuh ke Laut Pangandaran, Satu Tewas dan Satu Hilang

Dua atlet terjun payung Jabar jatuh ke laut di Pangandaran. Satu tewas, satu hilang. Pencarian terkendala ombak tinggi dan angin kencang.

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribun Jabar/Padna
PENERJUN JATUH - Suasana di Bandara Nusa Wiru Pangandaran, Selasa (30/12/2025). Dua penerjun payung di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat mengalami kecelakaan jatuh ke laut. 

Ringkasan Berita:
  • Insiden maut terjadi dalam Kejurda Terjun Payung Jabar di Bandara Nusawiru Pangandaran, Selasa siang, ketika dua atlet jatuh ke laut saat sesi free fall BK Porprov. 
  • Rusli (64) asal Kabupaten Bandung dinyatakan meninggal dunia, sementara Widiasih (58) hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan. 
  • Proses pencarian terkendala gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Pantai Bojongsalawe.

TRIBUNNNEWS.COM, PANGANDARAN – Insiden maut mengguncang ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung Jawa Barat di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Selasa (30/12/2025) siang.

Dua atlet terjun payung dilaporkan terjatuh ke perairan sekitar Pantai Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, saat mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jabar.

Akibat peristiwa tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan satu lainnya hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban meninggal diketahui bernama Rusli (64), sedangkan satu korban lain, Widiasih (58), masih dinyatakan hilang. Keduanya merupakan warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Minta Doa Ibu sebelum Gugur karena Kecelakaan Terjun Payung HUT TNI, Praka Zaenal: Hari Ini Terakhir

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat sesi free fall sedang berlangsung. Seorang nelayan setempat, Dadan Hidayat (51), menjadi saksi mata kejadian tersebut.

Dadan menuturkan, awalnya ia melihat empat atlet terjun payung di udara. Namun dua di antaranya terlihat turun dengan kecepatan tidak wajar, meski parasut keduanya tampak mengembang.

“Penerjun yang pertama itu paling cepat turunnya ke bawah, kemudian disusul oleh satu penerjun lagi. Turunnya agak cepat, berbeda dari penerjun yang lain,” ujar Dadan di lokasi kejadian.

Melihat kondisi tersebut, Dadan bersama nelayan lain segera berusaha mendekati titik jatuh para korban. Namun salah satu korban keburu tenggelam sebelum sempat dievakuasi.

“Mau dikejar tapi keburu tenggelam. Kalau yang satu lagi terlihat ada perahu yang datang untuk mengevakuasi,” katanya.

Sementara itu, dua atlet lainnya berhasil mendarat dengan selamat di sekitar kawasan pepohonan pinus dan bibir pantai, tak jauh dari landasan Bandara Nusawiru.

Pencarian Korban Terkendala Cuaca

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, membenarkan adanya insiden yang mengakibatkan satu atlet meninggal dunia dan satu lainnya masih hilang.

“Kami mendapat laporan dari panitia pelaksana Kejurda Jabar bahwa hari ini sedang melaksanakan kegiatan terjun payung. Saat ini kami melakukan proses pencarian korban yang belum ditemukan dibantu Basarnas dan seluruh instansi terkait,” ujar Andri.

Ia menjelaskan, proses pencarian difokuskan di sepanjang pesisir Pantai Cijulang dengan melibatkan potensi SAR yang ada di wilayah Pangandaran.

“Kondisi cuaca gelombang cukup tinggi dan angin juga cukup kuat, sehingga pencarian dilakukan menyisir pesisir pantai,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti jatuhnya dua atlet terjun payung tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan panitia penyelenggara Kejurda. 

 

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kronologi Dua Atlet Terjun Payung Jabar asal Kabupaten Bandung Jatuh di Pangandaran

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved