Program Makan Bergizi Gratis
BGN Klarifikasi Soal Video Protes Menu MBG di Lampung Utara: Makanan Aman, Sesuai Standar
BGN bantah tudingan menu MBG basi di Lampung Utara, pastikan makanan aman sesuai standar.
Ringkasan Berita:
- BGN melalui SPPG Sindang Sari membantah tudingan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 3 Sindang Sari, Lampung Utara, basi dan tidak layak konsumsi.
TRIBUNNEWS.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Sari memberikan klarifikasi resmi terkait video viral seorang guru di SD Negeri 3 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, yang memprotes menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam video yang beredar di media sosial, menu MBG yang dibagikan pada 12 Januari 2026 disebut basi, bau, dan tidak layak konsumsi. Namun, Kepala SPPG Sindang Sari, Abib Saputra, menegaskan informasi tersebut tidak benar.
“Kami menyampaikan klarifikasi bahwa yang viral dan disebut menu tidak layak konsumsi adalah tidak benar,” ujar Abib dalam keterangan resmi Biro Hukum dan Humas BGN, Selasa (13/1).
Abib menjelaskan, seluruh proses pengolahan dan pendistribusian MBG telah sesuai standar operasional, mulai dari persiapan bahan, proses memasak, hingga pemorsian sebelum dikirim ke sekolah.
Menu yang disalurkan hari itu terdiri dari nasi putih, telur ceplok asam manis, tumis buncis dan wortel, tempe bacem, serta buah anggur.
Pendistribusian dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung dikonsumsi siswa beberapa menit setelahnya.
Meski sempat ada keluhan sejumlah siswa berupa sakit perut, mual, dan pusing, pihak dapur segera berkoordinasi dengan sekolah serta instansi terkait untuk memastikan penanganan cepat.
SPPG Sindang Sari juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara untuk melakukan pengecekan serta uji sampel makanan. Berdasarkan pemeriksaan awal, menu dinyatakan aman dan tidak menimbulkan kejadian luar biasa.
“Menu yang disajikan terdiri dari nasi, telur asam manis, tempe bacem, dan buah anggur. Dugaan makanan tersebut tidak layak konsumsi tidak sesuai dengan fakta yang kami temukan,” tegas Abib.
Pertemuan antara pihak SPPG dengan Kepala Sekolah sudah dilakukan, namun pihak sekolah belum memberikan klarifikasi atas tuduhan yang disampaikan dalam video.
Baca juga: Di Hadapan Pengusaha, Menko Airlangga Sebut MBG Program Aman: Dijamin APBN, Bisnis SPPG Luar Biasa
Video Viral
Dalam video yang beredar, seorang guru berseragam PNS menyampaikan protes keras di depan siswa terkait kualitas makanan MBG.
Ia menuding tempe dan buah anggur yang disajikan dalam kondisi busuk dan tidak higienis.
Guru tersebut juga menyoroti profesionalisme dapur MBG yang menurutnya tidak berjalan baik selama tiga minggu.
“Kalau murid kami keracunan, siapa yang bertanggung jawab?” ujarnya dalam video.
Guru itu berharap keluhannya bisa sampai ke pemerintah pusat, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, dengan alasan masalah ini menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Dalam-video-viral-seorang-guru-yang-masih-lengkap-berseragam-khas-PNS.jpg)