Minggu, 26 April 2026

Realisasi Dana Otsus, Komitmen Pemerintah Bangun Papua

Menurut Ribka, pengawasan intensif dari pemerintah pusat memberikan dampak signifikan terkait dana otsus

|
TRIBUN SORONG/M FAJRI
DANA OTSUS - Gugusan pulau indah di kawasa wisata Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. Kepulauan Raja Ampat jadi destinasi top wisata bahari karena keanekaragaman hayati laut dan gugusan karangnya. 

Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua, Yanni, menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto kepada kepala daerah se-Papua memperjelas posisi komite dalam mempercepat pembangunan di Tanah Papua.

Hal itu disampaikan Yanni usai mengikuti pengarahan Presiden Prabowo yang dihadiri seluruh gubernur dari enam provinsi di Papua, 42 bupati dan wali kota, serta 10 anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Menurut Yanni, dalam pertemuan tersebut Presiden secara langsung menjelaskan alasan pembentukan komite, yakni untuk membantu gubernur dan bupati agar pelaksanaan pembangunan di Papua dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

"Bapak Presiden menegaskan bahwa komite ini dibentuk untuk membantu dan memperkuat kerja para gubernur dan bupati dalam mempercepat pembangunan Papua," ujar Yanni kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Yanni menuturkan, Presiden juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Para kepala daerah diminta menjalin koordinasi yang erat dengan Komite Eksekutif Otsus Papua, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), serta kementerian dan lembaga terkait

Baca juga:  Rosan Lapor Prabowo, Indonesia Resmi Miliki Tanah Pertama di Makkah Untuk Kampung Haji

"Presiden meminta agar para kepala daerah secara terbuka menyampaikan apa yang menjadi kesulitan utama dan prioritas pembangunan di daerah masing-masing. Dari situ akan dicocokkan dengan kemampuan dan program yang bisa dijalankan pemerintah pusat saat ini," kata Yanni.

Dalam pengarahan yang juga dihadiri sejumlah menteri tersebut, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah pusat di Papua. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan dan menjangkau sejumlah wilayah di Papua, meskipun masih perlu terus ditingkatkan, terutama di daerah terpencil.

Selain itu, Presiden menegaskan bahwa program sekolah rakyat harus dapat dinikmati oleh seluruh daerah di Papua. Pembangunan dan renovasi sekolah umum serta peningkatan kualitas pembangunan manusia menjadi perhatian utama pemerintah.

Di sektor infrastruktur, Presiden kembali menekankan pentingnya menuntaskan pembangunan Jalan Trans Papua. Menurut Yanni, Presiden memandang konektivitas antar daerah sebagai kunci pembuka isolasi wilayah dan penurunan biaya logistik yang selama ini membebani masyarakat.

"Presiden juga menekankan ketahanan pangan sebagai prioritas, dengan mendorong setiap kabupaten di Papua mencapai swasembada sesuai potensi lokalnya," ujar Yanni.

Penekanan untuk Kepala Daerah

Lebih jauh, Yanni mengungkapkan bahwa Presiden memberikan penekanan khusus terkait tata kelola pemerintahan daerah. Para bupati dan gubernur diingatkan agar menggunakan dana Otsus secara bertanggung jawab dan lebih banyak hadir di tengah masyarakat.

"Presiden mengingatkan agar kepala daerah tidak terlalu sering melakukan perjalanan ke luar negeri dengan menggunakan dana Otsus. Rakyat sekarang sudah kritis dan memiliki akses informasi melalui gadget. Kepala daerah diminta lebih banyak berada di daerah dan bertanggung jawab langsung kepada rakyatnya," tutur Yanni.

Presiden juga meminta Menteri Dalam Negeri untuk melakukan pengawasan, termasuk memastikan kepala daerah tidak terlalu lama berada di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Presiden turut menyoroti potensi pariwisata Papua, khususnya Raja Ampat yang telah dikenal luas di tingkat global. Menurut Yanni, Presiden mengingatkan agar pengembangan pariwisata dilakukan tidak dengan merusak lingkungan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved