Sabtu, 18 April 2026

Warga Dengar Dentuman, Gunung Marapi Erupsi 3 Kali Sehari, Status Waspada

Kamis (5/2/2026) Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tiga kali erupsi, warga dengar dentuman hingga lihat pijar api.

TribunPadang.com/Istimewa
ERUPSI GUNUNG MARAPI - Visualisasi Gunung Marapi saat terjadi erupsi, Kamis (3/4/2025) pagi. Kamis (5/2/2026) Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tiga kali erupsi, warga dengar dentuman hingga lihat pijar api. 

Ringkasan Berita:
  • Kamis (5/2/2026) Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tiga kali erupsi.
  • Pertama pukul 11.27 WIB, kedua pukul 18.19 WIB dan terakhir pukul 22.25 WIB.
  • Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada)

 

TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Dalam satu hari, Kamis (5/2/2026) Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) erupsi sebanyak 3 kali.

Tercatat erupsi pertama pukul 11.27 WIB, kedua pukul 18.19 WIB dan terakhir pukul 22.25 WIB.

"Telah terjadi erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada pukul 22.25 WIB," ungkap Petugas Pos PGA Bukittinggi, Teguh Purnomo dalam keterangan tertulis.

Teguh menjelaskan, ketinggian kolom abu dari erupsi Gunung Marapi Sumbar kali ini teramati 3.000 meter di atas puncak, atau kurang lebih 5.891 mater di atas permukaan laut.

Kolom abu dari erupsi Gunung Marapi, teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi 1 menit kurang lebih 27 detik," tambahnya.

Baca juga: Legislator Gerindra Bawa Pesan Sembuh Ibu Pertiwi saat Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru

 

Warga Dengar Dentuman hingga Lihat Pijar Api

Sementara itu, masyarakat di Bukittinggi dan sekitarnya mendekati Kabupaten Agam mendengar dentuman terlebih dahulu.

Masyarakat, Ferix mengatakan bahwa Gunung Marapi mengeluarkan suara dentuman keras pada Kamis malam sebelum erupsi.

Setelah dentuman tersebut, terlihat pijar api dan lahar panas di atas puncak Gunung Marapi.

"Dentumannya keras, mengeluarkan pijar api dan larva usai dentuman," sebutnya.

 

Status Waspada

Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki atau pengunjung dan wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah atau bantaran dan aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi atau ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved