Dua Petani di Sleman Tewas Tersambar Petir, Kronologi Kejadian dan 7 Tips Menghindari
Dua petani perempuan di Sleman tewas tersambar petir saat berteduh di sawah. Rentetan kasus serupa terjadi di Bali, Banyumas, dan Sambas
Ringkasan Berita:
- Dua petani perempuan di Sleman, DIY, tewas tersambar petir saat berteduh di gubuk sawah, Senin (9/2/2026).
- Peristiwa ini menambah daftar korban sambaran petir di berbagai daerah, termasuk Bali, Banyumas, dan Sambas.
- Cuaca ekstrem dan aktivitas di ruang terbuka tanpa perlindungan dinilai meningkatkan risiko fatal bagi petani dan pekerja lapangan.
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN — Dua perempuan petani di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, meninggal dunia akibat tersambar petir saat berteduh di sebuah gubuk sawah, Senin (9/2/2026).
Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Wakinah (63), warga Dusun Barak 1, dan Samiyah (64), warga Dusun Barak 2, Kelurahan Margoluwih.
Sementara satu petani lainnya, Sarinten, warga Dusun Barak 1, dilaporkan selamat dari kejadian tersebut.
Peristiwa tragis ini terjadi di tengah hujan deras yang disertai angin kencang dan petir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan kejadian tersebut berlangsung di area persawahan Dusun Barak 1, Kelurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Sleman, sekitar pukul 11.30 WIB.
Menurut Bambang, saat kejadian terdapat tiga orang petani yang sedang menanam padi di sawah.
Baca juga: Prakiraan Cuaca DKI Jakarta, Selasa 10 Februari 2026: Satu Wilayah Dilanda Hujan Petir
Ketika hujan turun semakin deras, ketiganya memutuskan untuk beristirahat dan berteduh di sebuah gubuk sederhana di tengah sawah.
“Namun saat berada di gubuk tersebut, terjadi sambaran petir. Dua orang meninggal dunia di lokasi,” ujar Bambang, Senin siang.
Usai kejadian, jenazah kedua korban dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan di wilayah Seyegan untuk penanganan lebih lanjut.
BPBD Sleman mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di ruang terbuka seperti persawahan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan disertai petir.
Berteduh di gubuk terbuka atau area tanpa perlindungan memadai dinilai berisiko tinggi terhadap sambaran petir.
Sehari sebelumnya, insiden serupa terjadi di kawasan Danau Batur, Bali, Minggu (8/2/2026).
Tiga orang pemancing tersambar petir saat berada di tepi danau. Satu orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sementara dua lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Cuaca di kawasan danau saat itu dilaporkan berubah cepat, dari mendung menjadi hujan lebat disertai petir.
Kasus fatal juga tercatat di Banyumas, Jawa Tengah, pada 1 Februari 2026. Seorang buruh tani meninggal dunia dan lima orang lainnya dalam kondisi kritis setelah tersambar petir saat berteduh di sebuah gubuk sawah di Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-hujan-petir-diunduh.jpg)