Ketua BEM UGM Diteror
Ketua BEM UGM Diteror oleh Nomor dari Inggris Raya, Pesan Teror: Agen Asing, Culik Mau?
Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto mengatakan teror pesan singkat yang diterimanya berbahasa Indonesia tapi nomornya dari Inggris Raya.
Teror tersebut sudah diketahui oleh pihak kampus. Kampus juga berkomitmen untuk melindungi jika terjadi teror yang lebih mengancam.
Terpisah, Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana menyebut pihaknya masih melakukan koordinasi.
“Mohon maaf, saya akan kabari segera ya. Kami sedang koordinasi,” ujarnya singkat.
UGM Beri Perlindungan
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pasang badan bagi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, Tiyo Ardianto, yang mendapatkan teror dari orang tak dikenal.
Ancaman teror yang diterima Tiyo Ardianto pun beragam mulai dari ancaman pesan singkat dari nomor tak dikenal hingga dikuntit dua orang berbadan tegap.
Juru Bicara UGM Yogyakarta, Dr I Made Andi Arsana, menyatakan pimpinan universitas telah melakukan komunikasi dengan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto soal ancaman teror tersebut.
Kampus kemudian menugaskan Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) untuk melakukan pemantauan dan perlindungan yang diperlukan.
“Pada prinsipnya, atas nama institusi dan berdasarkan konstitusi, UGM berkewajiban melindungi seluruh civitas akademika UGM dari ancaman atau teror yang berasal dari mana pun,” jelas Made Andi, dalam keterangan resminya, Minggu (15/2/2026).
Dikonfirmasi terpisah, Tiyo Ardianto membenarkan sudah ada komunikasi dengan pihak universitas terkait upaya perlindungan terhadap dirinya.
“Sementara baru koordinasi intens,” jawabnya, soal bentuk perlindungan seperti apa yang diberikan kampus.
(tribun network/thf/TribunJogya.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Ketua BEM UGM Terima Rentetan Teror Usai Bersurat ke UNICEF: Semakin Ditekan Semakin Melawan,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tiyo-Ardianto-Ketua-BEM-UGM.jpg)