Ketua BEM UGM Diteror
Update Teror OTK: Ketua BEM UGM Diserang Isu Awas LGBT, 30 Pengurus BEM UGM Juga Diteror
Rentetan teror masih terjadi, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto diserang isu LBGT hingga menilap uang kampus, 30an pengusus BEM UGM juga kena teror.
“Mohon maaf, Mas/Pak Natalius Pigai, saya ini enggak perlu tahu siapa yang melakukan teror. Yang dibutuhkan oleh publik adalah jaminan bahwa ketika menghadapi teror, negara itu hadir di sana. Negara tidak boleh hadir sebagai teror itu sendiri. Tidak boleh sebagai orang yang mengklarifikasi bahwa mereka tidak melakukan teror. Kan yang terjadi justru semacam paranoia dari rezim, bahwa seolah-olah kita itu menduga mereka yang melakukannya,” tegasnya.
Ia menutup dengan sikap tegas.
“Saya fokus bahwa sampai hari ini negara, melalui seluruh lembaganya, tidak hadir di dalam teror yang dialami oleh tidak hanya saya, tetapi juga orang tua dan lebih dari 20 pengurus BEM UGM. Rangkaian teror yang kami terima ini bagi kami adalah bentuk dari kepengecutan rezim hari ini.”
Meski demikian, ia memastikan langkah mereka tidak akan surut.
“Pada prinsipnya, saya menyampaikan ke publik bahwa BEM UGM akan menggagalkan teror ini dengan cara tidak gentar, tidak takut, dan tidak berhenti melihat persoalan publik ini sebagai persoalan yang harus selalu untuk dikawal. Sehingga ke depan, tidak akan ada yang berbeda dari BEM UGM, siapa pun ketuanya nanti. Bahwa kemudian ada solidaritas yang lebih dan kewaspadaan yang lebih, itu adalah cara kami belajar. Tapi jangan bayangkan gara-gara teror ini kami kemudian berhenti," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Kala Kritik Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Berujung Isu LGBT dan Teror Tengah Malam untuk Ibunda,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/teror-bem-ugm-berlanjut-kolase.jpg)