9 Hari Tak Kembali Usai Pamit Tagih Utang Rp 2 Juta, Jasad Umar Terbungkus Karung, Ini Sosoknya
Sebelumnya ditemukan tewas terbungkus karung, Umar Gayam sempat pamit kepada keluarga untuk menagih utang Rp 2 juta.
Jasad korban akhirnya ditemukan di belakang kawasan tersebut.
"Kami mencari bersama polisi. Jasad ditemukan di belakang Jalan Kontainer dan polisi yang pertama melihat," kata Maulud.
Korban tercatat hilang selama 10 hari sebelum akhirnya ditemukan.
Jasad kemudian dievakuasi untuk keperluan visum.
Pihak keluarga menolak autopsi karena kondisi tubuh korban sudah rusak.
Keluarga sempat membawa jenazah ke Polres Sorong untuk menuntut keadilan sebelum akhirnya dimakamkan.
Maulud menduga korban tewas akibat penganiayaan.
Saat ditemukan, tangan dan kaki korban terikat serta terdapat luka berat di bagian kepala dan rahang.
"Korban diikat tangan dan kaki, lalu dipukul di bagian kepala dan rahang hingga hancur, kemudian dimasukkan ke dalam karung," ujarnya.
Keluarga Bawa Jenazah ke Polres Sorong
Kasus ini sempat memicu aksi keluarga yang mendatangi Polres Sorong untuk menuntut agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Pihak keluarga menuntut polisi untuk mengungkap kasus ini dan menghukum pelaku dengan hukuman berat.
Mereka membawa jenazah ke kantor Polres Sorong di Aimas, Selasa malam.
Keranda yang berisi jasad korban diletakkan tepat di depan pintu masuk ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sorong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kolase-Penemuan-Jasad-di-Sorong-Papua_1.jpg)